find me on:

Sunday, February 2, 2020

Review J-Book Rikako Akiyoshi "Holy Mother"

"Terjadi pembunuhan mengerikan 
terhadap seorang anak laki-laki 
di kota tempat Honami tinggal. 
Korban bahkan diperkosa 
setelah dibunuh.

Berita itu membuat Honami 
mengkhawatirkan keselamatan 
putri satu-satunya 
yang dia miliki. 
Pihak kepolisian bahkan 
tidak bisa dia percayai.

Apa yang akan dia lakukan 
untuk melindungi putri tunggalnya itu?"

foto pribadi

Judul: Holy Mother
Penulis: Rikako Akiyoshi
No. ISBN: 978-602-53858-1-0
Penerbit: Haru
Tanggal Terbit: Februari 2019
Jumlah Halaman: 280
Penerjemah: Andry Setiawan
Penyunting: Arumdyah Tyasayu
Penyelaras Aksara: Titish A.K.
Desainer Sampul: Diwasandhi
Penata Sampul: @teguhra

(sumber: buku "Holy Mother")

***

Jika dibaca dari sinopsisnya, mungkin bisa ditebak-tebak cara sang ibu melindungi putrinya bisa dengan diam di rumah saja, kunci pintu, jendela, tidak membiarkan sembarangan orang masuk, dan apabila harus keluar, lebih memperketat penjagaan terhadap putrinya. Tetapi hei tetapi.. ini adalah karya seorang Akiyoshi Rikako, tentu tidak semudah tebakanmu bagaimana jalannya cerita ha ha ha ha karena memang benarrr sekaliiii ketika dibaca makin akhir, sampai akhir, dan benar-benar di ujung, ini adalah GILA!!

Cerita ini dibagi menjadi tiga sudut pandang, dan semuanya menggunakan orang ketiga. Pertama, adalah sudut pandang Honami. Cerita bermula dari keseharian Honami bersama si kecil yang merupakan anugerah terindahnya. Hingga muncullah sebuah berita pembunuhan seorang anak yang seketika membuat kehidupannya dilanda ketidaktenangan. Sudut pandang kedua adalah milik detektif Tanizaki-Sakaguchi. Mereka berdua yang ditugaskan untuk menyelidiki kasus pembunuhan setempat. Dan sudut pandang ketiga yaitu anak SMA bernama Tanaka Makoto. Anak yang populer serta pintar. Sudut pandang ketiganya disuguhkan secara bergantian. Alur maju untuk detektif dan Makoto, sementara maju-mundur untuk Honami. Walau demikian, saya tidak kebingungan untuk mengikuti timelinenya.

Di sini diceritakan bahwa Honami divonis sulit memiliki keturunan. Perjuangan yang dilakukan Honami begitu menyentuh hati dan realistis. Banyak dijelaskan pula dengan lengkap tentang proses kehamilan buatan dalam bagian perjuangannya. Dengan membaca tiap halaman soal kehamilannya, membuat saya jadi sangat paham mengapa Honami betul-betul over protective terhadap sang putri. Selain itu, ada dijelaskan pula tentang proses pengambilan DNA manusia yang ternyata ribet sekali, tapi seru! Yang pasti setiap baca novel Akiyoshi-sensei, selalu ada ilmu pengetahuan baru yang didapat. Amanat untuk kehidupannya gak pernah terlewatkan!

Saya suka bagaimana Akiyoshi-sensei mengombinasikan kedua detektifnya. Tektokannya nyambung, dan agak lucu juga interaksi mereka. Terus saya takjubbb sama pemikiran Tanizaki soal kasus yang ditangani itu. Membuka pandangan baru akan sistem hukum yang kurang pakem, dan jadi ikut setuju, "Oh iya ya.. logikanya kan emang harus gitu ya..". Tanizaki panutan!!

Nah.. gak biasanya nih si pelaku pembunuhan sudah terungkap duluan bahkan masih di jajaran awal bab. Saya kira endingnya bakal membawa pada "pertarungan" antara Honami dan pelaku yang sebenarnya, setelah Honami salah sangka pada "pelaku" lain. Hanya saja, perkiraan itu hanyalah perkiraan saja yang takkan pernah terbukti karena...
........
........
........
........
........

BOOOMMM SALAH BESAR TANPA AMPUN!! Melongo bangeettt berasa kesamber gledek!! Yang bisa saya ucapkan selanjutnya hanyalah.. 
Bazingan! 
Syalan! 
Terkecoh mampus! 
Plot twist bertingkat darderdorduaarrr!
Ya Allah nyebuuttt!!
NOVEL SINTING TING TINGGG!!

"Holy Mother" adalah karya Akiyoshi-sensei yang sangat jenius! Kerrreeennn bangeettt!!! Hooh ibu suci yeee macam cerita ni memanglah sesuai kali dengan judul meski eerrggghhh!! Bodo amat dah kena tipu mulu, tapi gue ketagihan ditipu sama sensei hahahahaha!!

RATING: 5/5 BACA GAESSSS NYOK BACAAAAAA!!!!

No comments:

Post a Comment