find me on:

Tuesday, April 5, 2016

SPECIAL ABOUT HARUMA MIURA


Today is 5th April!! Let’s to say Happy Birthdaaaayyyy for him. Hopefully stay healthy, always happy and succesfull ^^



Memang sudah banyak ya tulisan yang membahas tentang aktor satu ini. Dulu juga tahun 2012 saya pernah membuat tulisan tentang dia, namun baru sedikit yang saya ketahui jadi disimpan manis aja di laptop hehe. Tapi sekarang waktu yang tepat untuk membagikan wawasan saya tentang dia (ceilaah) dan berhubung ini hari ulang tahun pria idaman saya ini, jadi saya akan ulas lagi semua tentang dia dari sudut pandang saya. Yuk!


BIOGRAFI

                                                   Haruma Miura

Haruma Miura (dalam huruf kanji 三浦春馬, dibaca Miura Haruma) lahir di kota Ibaraki, Jepang pada tanggal  5 April 1990. Haru (nama panggilan sayang dia dari saya XD) merupakan anak tunggal yang terlahir dengan nama Haruma Sasamoto. Jadi Miura itu hanya nama bekennya saja. Dia sudah memulai debut sebagai aktor sejak usia 7 tahun (sugeee!!) dalam drama Agri. Dari berbagai sumber yang saya baca, ternyata cowok bergolongan darah AB ini merupakan personil dari grup Brash Brats yang tergabung dalam rumah produksi Tsukuba Actor’s Studio. Namun rumah produksi tersebut mengalami kesulitan dalam keuangan sehingga mengharuskannya untuk tutup. Oleh karena itu dia melanjutkan karirnya dengan bergabung dengan agensi Amuse sampai sekarang. Karena grupnya itu sedang hiatus, dia kini fokus berkarir di dunia akting. Di dalam agensi Amuse, Haru memiliki teman dekat sesama aktor bernama Takeru Sato yang tak kalah kerennya dengan dia.


MENGAPA SAYA MENYUKAI HARUMA MIURA?

Sekarang saya mau curhat deh awal mula saya mengenal Haruma Miura sampai jatuh hati sama cowok ini. Tepatnya pada tahun 2010, saat hari minggu saya diajak sama teman deket rumah (sebut aja tetangga ya, tapi kita sering maen bareng juga sih haha) buat nonton film Jepang. Sebelum-sebelumnya, saya jarang jarang jarang banget nonton film. Mau yang ditayangkan di televisi atau dari kaset dvd. Paling saya nontonnya cuman kartun. Jujur aja film India Kuch Kuch Hota Hai yang sering ditayangkan di tv lokal dan terkenal sedunia pun saya kurang tau cerita full nya kaya gimana wkwk. Apalagi film-film lainnya yang asing buat saya. Awalnya saya nolak, tapi teman saya itu tetep aja maksa. Dia bilang film ini sedih banget dan bakalan nguras airmata. Saya ga peduli sih bodo amat, nyuruh dia nonton sendiri aja tapi eh dia teruuuss aja maksa.

“ayo ih nonton Koizora ada Yui Aragaki nih favorit aku!! Dijamin filmnya bagus Cin”
“iya iya deh ayo!”

Akhirnya saya pun dengan terpaksa nemenin dia nonton film artis kesukaannya. Satu jam. Dua jam. Akhirnya film Koizora selesai. Dan apa??? KITA NANGIS!!!! Sumpah ini airmata gabisa ketahan. Tissu yang disediain juga sampai habis. Ini film sedih banget :(((( . akting pemainnya kaya nyata, apalagi si pemeran utama cowok. Sebenarnya saya kurang sreg sama penampilan si cowok ini. Tapi peran yang dia mainkan kerrrreeennn binggooowww!!! Dan senyumnya itu loh, masyaalloh bikin adem hati eneng ^^. Karena penasaran saya pun browsing-browsing tentang orang ini. Ketemu! Namanya Haruma Miura dan usianya pun masih sangat muda. eh, Haru? dalam bahasa Jepang kata Haru artinya musim semi, dan pastinya berhubungan dengan tumbuhnya bunga sakura. Saya ingin sekali lihat bunga sakura secara langsung gara-gara kartun doraemon loh, mungkin kebetulan ya (maaf ga penting >,<) .Back to Koizora, ternyata film itu rilis tahun 2007 dan memang merupakan kisah nyata yang diangkat dari novel dengan judul yang sama.

Setelah itu, saya terus cari tahu tentang Haruma Miura. Baca-baca artikel tentang dia, film-filmnya, dorama, CM, dan lainnya. Saat itu Haru baru aja menyelesaikan dorama Bloody Monday 2. Tapi saya cuman nonton episode 1 aja dari youtube, itupun di warnet hehe soalnya di episode selanjutnya belum ada subtitle indonesia, jadi saya bingung nontonnya juga hmmm. Dari situ saya juga mulai nyari-nyari info tentang film dan dorama Jepang lainnya. Entah kenapa penasaran aja pengen tahu tentang artis-artis dari negara matahari terbit ini. Saat pulang sekolah saya suka belok dulu ke warnet buat nonton film ataupun dorama Jepang tapi alhamdulillah ga pernah lupa waktu walaupun gereget juga sih baru setengah jalan udah harus pulang karena takut dimarahin huhu. Besoknya dilanjut lagi. Mungkin sekitar 4 hari dalam seminggu, saya juga lupa lagi udah beberapa tahun yang lalu. Yang jelas disaat orang-orang lagi gila-gilaan ‘berkiblat’ ke Korea, saya mah tetep anteng ada di jalur Jepang. Nah baru deh saat masuk kuliah dibeliin laptop sekaligus modemnya jadi mulai saya download film-film sama doramanya si cowok senyum maut ini. Sekalian movie Jepang lainnya juga. Sampai sekarang saya hanya maniak movie Jepang, paling ada beberapa movie luar itu pun dari temen yang nebeng flashdisk saya, jadi secara tidak sengaja film itu tersimpan di flashdisknya hahaha.

Pokoknya, Haruma Miura adalah aktor yang buat saya love at the first sight berkat peran Hiro dan senyuman mautnya. Dia juga yang mengantarkan saya untuk selalu kepo tentang Jepang. Mengulik-ngulik tentang budaya, bahasa, film dan dorama Jepang khususnya. Satu lagi, karena Haru saya jadi ngefans sama band flumpool hihihi ^^ (di lain waktu insyaallah saya akan membahas tentang band ini).


FILM & DORAMA HARUMA MIURA

Kali ini saya akan review beberapa film dan dorama dari Haru. pastinya kalian akan selalu ingat dengan peran-perannya ini. Let’s go!

1.      Catch a Wave (2006)


Film Catch a Wave rilis pada tahun 2006. Disini Haru berperan sebagai Taiyo Sasaki (main role), seorang yang terobsesi untuk menjadi peselancar setelah melihat ombak di pantai yang indah.

Taiyo Sasaki

Banyak rintangan yang dilaluinya termasuk ejekan dari orang-orang yang sudah ahli dalam berselancar. Namun ia tidak patah semangat dan terus berlatih hingga akhirnya berhasil mengalahkan mereka. Apa kalian sudah menonton film ini? Untuk yang sudah, mari bernostalgia. Untuk yang belum, coba deh ditonton. Pesan moralnya disampaikan dengan baik di film ini.

2.      Koizora (2007)


Hiroki Sakurai

Ini nih film Jepang yang pertama kali saya tonton sekaligus bikin saya suka sama Haru. Berperan sebagai Hiroki Sakurai (main role), si berandalan sekolah yang ternyata mengidap penyakit kanker. Disini Haru dipasangkan dengan Yui Aragaki yang berperan sebagai Mika Tahara. One word for this movie, CRY!

3.      Gokusen season 3 (2008)


Dorama ini membuat karir Haru di dunia akting semakin menanjak. Ren Kazama, itulah tokoh yang dimainkan olehnya. Anak nakal di sekolah, hobi bertengkar dan selalu membuat onar. Peran dari tokoh lain pun tak kalah menakjubkan. Apalagi Yamaguchi-sensei aka Yankumi yang merupakan tokoh utamanya. Ini merupakan salahsatu dorama terbaik dengan tema persahabatan. 

Ren Kazama


Oh ya, saya sangat suka dengan style Haru disini. Pakaian dengan warna yang keren dan gaya rambut yang WOW pokoknya.

4.      Bloody Monday (2008) & Bloody Monday 2 (2010)


Dorama Bloody Monday dibuat dua session pada tahun 2008 dan 2010. Lagi-lagi ia mendapat kesempatan untuk berperan sebagai pemain utama yang merupakan seorang hacker dengan identitas bernama Falcon. Dalam dorama ini juga Haru beradu akting dengan teman dekatnya, Takeru Sato.

Aoi, Fujimaru Takagi (Falcon), Otoya Kujou


5.      Crows Zero 2 (2009)


Menurut saya, Crows Zero merupakan film action Jepang terbaik. Terlepas dari Shun Oguri dan Takayuki Yamada yang merupakan main role, Haru pun bermain baik di film ini. Sayangnya dia hanya muncul sedikit dan dalam beberapa menit saja. Tapi, saat lihat dia disini, penampilannya akan selalu diingat. Yes! si rambut pirang :))))

Tatsuya Bitou


6.      Kimi ni Todoke (2010)


This is my favourite movie! Haru sebagai pemeran utama berperan sebagai Shota kazehaya dan berpasangan dengan Mikako Tabe si Sadako (Sawako Kuronuma namun penampilannya seperti sadako). Perfect. Perfect. Perfect! Satu kata dari saya untuk Haru saat menonton film ini. Cowok tampan baik hati pokoknya bikin saya meleleh baaanngg..

Shota Kazehaya


7.      Boku no Ita Jikan (2014)


                                                                      Takuto Sawada


Dorama ini terdiri dari 11 episode. Kira-kira 11-12 lah sama film Koizora. Penuh air mata. Saya aja sampai nangis nonton setiap episodenya. Emosi yang dibangun oleh Haru ngena banget dihati sehingga membuat siapapun yang menontonnya pasti berurai airmata. Dalam dorama ini Haru dipasangkan kembali dengan Mikako Tabe. In my mind, they are the perfect couple hehe

8.      Attack on Titan (2015)

Eren Jaeger

Film ini merupakan film pertama Haru yang tayang di bioskop Indonesia. Tapi tetep aja di bioskop tempat saya tinggal ga nayangin film ini huhu (malah curhat). Saya sih agak ‘gila’ saat nonton ini, karena para titan memangsa manusia dengan kejam dan darah berceceran dimana-mana. Tapi tapi tapi, kembali lagi karena Haru main role nya jadi saya tetep nonton.

9.      Watashi wo Hanasanaide (2016)



Di awal 2016 ini Haru bermain dalam drama Watashi wo Hanasanaide atau Never Let Me Go yang dulu pernah juga tayang dalam versi Barat. Haru berperan sebagai Tomohiko Doi, salah satu murid dari sekolah khusus yang harus menyumbangkan organ tubuhnya untuk yang membutuhkan. Ketidakadilan dunialah yang dirasakan oleh Tomo dan teman lainnya.

Itu semua hanya sebagian dari film dan doramanya Haru yang saya ceritakan. Diluar itu masih banyaaakkk peran yang dimainkan olehnya. Saya selalu menunggu akting-akting dia selanjutnya. Pokoknya dimata saya semua film dan dorama Haru is the best. Sugeeeeee ^^

Sekali lagi, Otanjoubi Omedetou Gozaimasu Haru-chan. Daisuki desu ^^



Thursday, March 24, 2016

Cerpen: Sky of Love



Bayang-bayang dirimu tak pernah lepas dari ingatanku sampai saat ini. Ya! saat ini yang masih dan selalu kuinginkan adalah dirimu. Tak pernah sedikitpun kupalingkan wajah ini pada orang lain. Hatiku masih tertutup rapat oleh kehadiranmu. Sosok kamu yang saat itu selama bertahun-tahun selalu melukiskan keindahan di jajaran hari-hariku dan melekatkan memori manis tepat di pusat otak ini. Ragamu yang menjagaku sepanjang hari. Hingga membuatku yakin kau bukan hanya persinggahan, melainkan tempat hatiku berhenti. Selamanya..

Ah.. manusia hanyalah bisa berharap. Menuliskan rangkaian rencana dalam buku kehidupan. Tapi kembali lagi, semua ketentuan hanya milik Pencipta. Ternyata takdir Tuhan tak sejalan dengan inginku. Aku bisa apa?

Hanya satu kata. Rindu. Masa-masa indah yang kita ukir selama ini. Saat aku dan kamu hanyut dalam tawa bersama. Saat kamu sering mengalah untuk keegoisanku namun tetap bertahan dengan diriku. Kamu yang banyak memberiku pelajaran serta nilai-nilai hidup. Oh ya, kau tahu? Pahatan nama kita di pohon itu masih terjaga. Kumpulan huruf itu tetap terlihat jelas, Tapi tak sebanding dengan ikatan kita saat ini. Rasanya ingin sekali aku mengulang semua kebahagiaan itu. Tak sekedar hanya mengingat dan membongkar masa lalu. Sekarang semuanya tinggal kenangan. Tak akan terjadi lagi kebahagiaan itu. Kau, aku merindukanmu..

Kau menghilang. Pergi jauh tak terhitung jarak. Tak dapat lagi aku dan kamu berjumpa secara nyata. Kita sudah tak dapat menginjak tanah yang sama. Sekarang kau ada disana. Langit luas itulah dirimu. Kulihat wajahmu terbentuk halus di awan. Saat malam bulan sabit bercahaya di langit menandakan kau tersenyum padaku. Bintang pun berkilauan seperti putihnya kasih sayangmu. Selalu ku meminta pada angin untuk sampaikan untaian kalimat yang terucap ke titik dimana kau berada. Memang ragamu tak berwujud, namun jiwamu tetap abadi hidup dalam hatiku. Kerinduan diriku terobati ketika memandang langit cintamu. Kutitip salam dari bumi untuk langit cinta yang berpenghuni. Suatu saat aku pun pasti akan berada disitu. Mendampingimu untuk kekal di keabadian.

“Kulihat awan membentuk wajahmu. Desau angin meniupkan namamu. Bulan sabit melengkungkan senyummu. Tabur bintang serupa kilau auramu”.

Wednesday, March 23, 2016

Beginilah yang Dirasakan Para Wanita Pecinta Sepakbola


Sepakbola merupakan olahraga yang paling popular di dunia. Sejatinya, dalam pemikiran banyak orang sepakbola lebih diminati dan diperuntukkan kaum adam. Namun apa salahnya jika para hawa pun menggemari olahraga ini juga. Bahkan sekarang sudah banyak klub sepakbola resmi untuk wanita yang tak kalah hebatnya. Hey! kalian para wanita penggemar sepakbola, pasti diantara hal-hal ini sudah tak asing bagi kalian, atau bahkan semuanya sudah kalian rasakan.

1.     Mulanya ikut-ikutan bapaknya nonton sepakbola. Lama-lama jadi suka.


Sebenernya bapaknya sih yang nonton bola, tapi anak perempuannya gak sengaja ikut nonton. Eh tapi kok rame ya. Seru, deg-degan juga sampai benar-benar gak bisa menebak siapa pemenangnya sebelum peluit panjang bunyi. Lama-lama tertarik jadi suka nonton bola juga deh.


2.     Nemu satu pemain yang paket komplit. Nontonin dia main di klubnya dan jadi ngefans juga sama klubnya.


Saat nonton sepakbola, tidak dapat dipungkiri bahwa kita pasti menemukan sesosok pemain yang membuat kagum. Begitupun halnya dengan cewek saat melihat seorang pemain yang menakjubkan. Langsung aja mencari tahu tentang pemain tersebut. Dari profil, tim nasional dan klub yang dibelanya sekarang. Saat menonton pemain itu bermain, otomatis pasti mendukung klubnya juga. Dan karena sudah terbiasa, timbul deh rasa cinta sama klub tersebut.

3.     Sosial media miliknya sebagian besar berisi update-an tentang sepakbola.


Twitter, facebook, path dan sosial media lainnya rata-rata berisi tentang sepakbola. Dari mulai hasil pertandingan, bursa transfer dan pendapat tentang persepakbolaan. Jarang banget curhat tentang perasaannya hihi. Mungkin teman cewek lainnya merasa aneh, tapi ya mau gimana lagi kata hati gak bisa dibohongin.


4.     Lebih tahu nama-nama pemain sepakbola daripada artis-artis Korea yang sampai sekarang paling digilai banyak wanita.


Karena terbiasa nonton sepakbola, maka nama-nama pemain sepakbola pun sudah hafal diluar kepala. Sebenarnya ada juga sih wanita yang menggemari sepakbola plus hal-hal yang berbau K-pop sejenisnya, tapi sebagian besar yang melekat di pikirannya tetep aja nama-nama pemain bola. Ga percaya? Coba tanyakan.


5.     Punya jersey klub kesayangan lebih penting dibanding punya baju model terbaru.


Jersey itu ibarat identitas dari sebuah klub sepakbola. Bagi wanita pecinta sepakbola pun memang sangat penting memiliki jersey klub kesayangan. Rasanya itu seperti sebuah kehormatan dan rasa bangga juga terhadap klub favorit. Mungkin banyak yang heran,
“jersey kan cocok nya dipake sama cowok, kok ini cewek sih yang pake? Harusnya cewek itu pake baju yang bermodel-model gitu kan”.
hmmm.. jersey untuk cewek juga ada kali! Kalaupun pakai yang untuk cowok, gak masalah kok, cewek sih nyaman-nyaman aja. Ngapain habisin uang buat beli baju model terbaru, toh baju lama juga masih bagus.


6.     Memburu pernak-perniknya pun harus! Masa bodoh sama tas, sepatu, pakaian yang lagi nge-hits.


Punya jersey aja gak cukup loh. Aksesoris lainnya pun harus dimiliki. Cewek penggemar sepakbola lebih sering menggunakan uang untuk dibelikan syal, topi, gelang ataupun segala pernak-pernik yang berhubungan dengan klub favorit. Kalau masalah tas, sepatu, itu mah nanti-nanti aja deh kalo dibutuhin.


7.     Dianggap tomboy (hah?)

Mungkin karena menyukai olahraga yang dalam pemikiran banyak orang itu khusus untuk laki-laki, jadi cewek pecinta sepakbola sering dianggap cewek tomboy. Karena disangka ‘dekat’ dengan cowok-cowok lah, pake jersey sepakbola lah, datang ke stadion sepakbola lah. Hellooooo… itu normal kali. Jiwa kami tetap perempuan kok. Kami juga bertingkah laku layaknya perempuan. Dan satu hal lagi, walaupun satu hobi dengan cowok, kami juga tetap bisa jaga diri dan tetap menjaga norma-norma.


8.     Terkesima saat lihat cowok yang pakai jersey/jaket klub kesayangannya.


Saat sedang jalan-jalan, ataupun duduk santai kemudian ada cowok yang lewat dengan memakai jersey atau jaket dari klub kesayangan, matanya terus aja tertuju kesitu. Dan dimata kami, cowok tersebut ketampanannya bertambah berkali-kali lipat. Pokoknya ganteng maksimal wahahaha


9.     Punya pacar klub rival? Ga masalah, (Tapi…….)


Pacaran sama penggemar sepakbola juga? Dia fans klub rival? Ga masalah kok. Tapi jangan sampai berdebat dengan kami tentang klub kesayangan. Kalau tidak, siap-siap aja hari buruk akan menimpa para pria.


10.   Mah, Pah, ijinin aku nobar!!


Namanya juga cewek, banyak larangannya. Apalagi keluar rumah malam ataupun dini hari untuk nonton bareng sepakbola. Di Indonesia memang tayangan sepakbola luar negeri jatuhnya pas malam hari sampai menuju subuh. Apalagi sekarang di tv lokal hanya sedikit pertandingan yang ditayangkan. Jalan lainnya sih bisa streaming atau baca-baca live report. Tapi ya kurang rasanya. Jadi yang pas itu cuma nobar! Sekalian bisa nambah teman, nambah info-info juga tentang sepakbola. Tapi apa mau dikata, ijin orangtua tidak terucap. Hmmm…


11.   Klub favorit kalah, mood berantakan berkepanjangan.


Kalau lihat cewek pecinta sepakbola gak bersemangat di hari itu, bisa jadi itu karena klub favoritnya kalah. Rasanya itu sama lah kaya lagi PMS. Sensitif, lemes, cemberut, pokoknya badmood deh. Disarankan jangan tanya-tanya tentang sepakbola dulu ya sampai moodnya kembali baik lagi.


12.  Klub favorit menang, malah nangis (bahagia).


“horeee klub kesayangan menang!”
“juara BPL.”
“juara Liga Champions.”
Pastinya semua fans bahagia, termasuk kalangan wanita. Sampai airmata pun gak tertahan untuk mengalir di pipi. Memang kan cewek lebih pakai perasaan, terlalu bahagia pun malah jadi nangis. Maklum ya ^^


13.   Wah! Sudah terlanjur cinta klub, tapi pemain favorit hengkang? Tidaaakk!!!

Ini nih! Rata-rata wanita penggemar sepakbola itu dimulai dari menyukai salahsatu pemain di klub itu. Dan lama-lama jadi suka juga sama klub nya. Udah nyaman kan punya pemain favorit bermain di klub kebanggaan juga. Eh tiba-tiba pemain tersebut malah hengkang!! Gimana reaksinya? GALAAUU!!!! rasanya kecewa, sedih pokoknya campur aduk.
“kenapa sih malah pindah?”
“kok bisa dijual? kurang apa?”
Semua pertanyaan bla bla bla di pikirannya. Dan yang paling disalahkan siapa? jelas pelatihnya!


14. Akhirnya tetap cinta klub favorit dan mendukung favorite player di klub barunya.


“ini klub favorit lagi main, tapi ada yang kurang ya. Gak ada si A lagi. Gak semangat nih, tapi tetep pengen nonton juga.”
Mulanya sih emang seperti terjadi perang batin. Udah gak ada penyemangat lagi tapi tetap penasaran pengen nonton klub favorit main. Kalau klub kalah tetap sedih, klub menang ikutan senang. Sampai berjalannya waktu akhirnya bisa menerima favorite player meninggalkan klub favorit dan bermain bersama klub barunya.
“PEMAIN FAVORIT TIDAK SELALU HARUS ADA DI KLUB FAVORIT”

Begitulah yang dirasakan oleh para wanita pecinta sepakbola. Gimana ladies? Ada yang kurang? Silahkan menambahkan ya.. Salam Damai untuk seluruh pecinta sepakbola. ^^