find me on:

Showing posts with label review drama. Show all posts
Showing posts with label review drama. Show all posts

Saturday, December 23, 2023

J-Dorama "Oshi ga Jyoushi ni Narimashite"

Tiga tahun lebih sekiranya saya “beristirahat” untuk menulis review drama maupun film (yang tentunya berasal dari Jepang) karena sejalan dengan menurun drastisnya keinginan saya untuk menonton asupan-asupan tersebut, hehehe. Tapi sekarang, dari akhir tahun 2023, saya akan mulai kembali untuk mengulas tontonan! Sehubungan juga dengan mood saya yang telah kembali total! Yeaayy!! Namun, perlu diingatkan lagi bahwa semua review yang saya tulis adalah hasil pilihan subjektif. Tidak semua yang saya tonton akan diulas, tidak semua yang menurut orang lain bagus akan ikut saya tonton plus review. Jadi intinya, suka-suka saya aja yaa ahahaha. Dan kali ini, awal dari babak baru postingan review (bercampur spoiler) tontonan saya, akan ditujukan untuk salah satu drama Jepang yang tayang di musim gugur 2023 berjudul “Oshi ga Jyoushi ni Narimashite”. Kenapa saya memilih drama ini? Satu jawaban mutlak, karena oshi terkasih sayalah yang menjadi pemeran utamanya! YKWIM yaaaa hihihihihi~
 
SINOPSIS “OSHI GA JYOUSHI NI NARIMASHITE”
 
Jika dilihat secara kasat mata dari luarnya, Hitomi Nakajo (diperankan oleh Airi Suzuki) hanyalah seorang wanita biasa yang bekerja sebagai staf di sebuah perusahaan. Tapi siapa sangka, nyatanya Hitomi pun merupakan seorang fangirl akut dari salah satu aktor butai (stage play) bernama Toma Kiryuu (diperankan oleh Ryota Katayose). Sejak ia melihat penampilan Toma di panggung teater, hidupnya yang dipenuhi kemalangan langsung berubah menjadi indah. Toma berhasil membangkitkan kembali semangat Hitomi untuk bisa terus menjalani kesehariannya. Selama bertahun-tahun, hanya Toma-lah satu-satunya sosok yang membuat ia tetap bertahan. Maka sudah selayaknya Hitomi akan selalu mendukung karir dari sang idola. Namun, pada satu pementasan Toma, sang idola tiba-tiba mengumumkan bahwa dirinya akan berhenti sebagai aktor! Kesedihan seketika melanda Hitomi dan hari-harinya kembali berselimut sendu. Hanya saja, kesedihan itu mendadak jadi sebuah keterkejutan hingga mengundang tanda tanya besar darinya kala sang idola tiba-tiba muncul sebagai kepala departemen di tempatnya bekerja! Jadi.. apakah idolanya Hitomi kini berubah menjadi bosnya? Lalu bagaimana kelanjutan dari sikapnya dalam menghadapi hal tersebut?
 
Poster drama "Oshi ga Jyoushi ni Narimashite"
sumber foto: tx_oshi official twitter 

Sunday, February 9, 2020

J-Dorama "Kizoku Tanjou: PRINCE OF LEGEND"

Drama PRINCE OF LEGEND ✅
Film PRINCE OF LEGEND ✔
Drama Kizoku Tanjou: PRINCE OF LEGEND ⬇

SINOPSIS

Berfokus ke sebuah kota yang dikenal dengan kehidupan malamnya bernama Night Ring. Disana, terdapat banyak club yang dihuni oleh para host dengan segala kelebihan yang mereka miliki. Hebat dalam bertarung, ahli dalam penjualan sampanye, dan tentunya mempunyai wajah yang rupawan. Berlomba-lomba untuk menjadi yang teratas. Salah satu club yang paling ternama yaitu Club Texas, dengan dikuasai oleh Senior (diperankan oleh Daigo) sebagai host nomor satunya dan dihormati oleh host-host lain yang berada disana. Kemudian, masih di kota yang sama, tak jauh dari lingkungan club, ada sebuah tempat konstruksi yaitu Zennichi Doboku. Dipimpin oleh anak muda bernama Shintaro Ando (diperankan oleh Alan Shirahama), tempat ini terasa begitu menghangatkan karena bukan hubungan sebagai pekerja saja yang terjalin diantara mereka, tapi semua yang berada disini sudah layaknya seperti keluarga. Satu waktu, utusan dari Club Texas mendatangi Zennichi Doboku dengan maksud tertentu dan mulai mengusik ketenteraman disana. Masalah lain pun semakin merambat dan menimbulkan keributan di kehidupan malam kota tersebut.

Ada yang rindu dengan para team di serial PRINCE OF LEGEND yang pertama? Jangan khawatir, satu team diantara mereka akan hadir juga disini. Para pangeran dari Team NEXT, turut serta dalam pembuatan drama ini. Ditambah satu orang lagi yang mungkin akan segera menjadi anggota baru.
Poster Drama "Kizoku Tanjou: PRINCE OF LEGEND"
sumber foto: PRINCE OF LEGEND Official Twitter

Saturday, January 5, 2019

J-Dorama "PRINCE OF LEGEND"

Selamat Tahun Baru 2019!! Mari tambahkan lagi semangat positif di tahun ini dan terus berusahalah menjadi lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya ^^

Postingan pertama di tahun 2019 ini saya akan me-review drama Jepang yang tayang di musim gugur lalu berjudul "PRINCE OF LEGEND". Ini adalah project drama kemudian berlanjut ke film. Terdapat 10 episode dalam drama ini yang akan menjadi pengantar asal-usul mengapa judul ini bisa dinamakan "PRINCE OF LEGEND". Dan di filmnya nanti, akan terungkap siapakah yang layak mendapatkan gelar tersebut.

sumber foto: PRINCE OF LEGEND official twitter

Profil Film:
PRINCE OF LEGEND (Asianwiki)


SINOPSIS

"PRINCE OF LEGEND" atau diartikan sebagai Pangeran Legendaris, adalah sebuah kompetisi yang diadakan oleh salahsatu sekolah di Jepang, Saint Gem untuk mendapatkan seorang pangeran yang sesungguhnya. Dicetuskan oleh kepala sekolah disana, kompetisi ini melibatkan orang-orang yang dianggap telah menjadi pangeran, kemudian mereka akan bertarung lagi untuk mendapatkan gelar tahta tertinggi sebagai seorang Pangeran Legendaris yang dipercaya akan membawa perubahan pada dunia.

Sunday, May 13, 2018

PRINCE OF LEGEND

Surpriseeee di malam minggu. Pas buka-buka twitter kemudian nemu satu berita mengejutkan lewat di timeline. Sebuah foto kumpulan cowok-cowok ganteng yang kebanyakan dari agensi LDH dengan tulisan "PRINCE OF LEGEND". Dan diantara kumpulan itu terpampang foto sang ichiiiiiiiban saya di LDH, Ryota Katayose. Jadi, apa ini????? Saya cari info sana-sini dan akhirnya didapatlah bahwa ini adalah project baru dari LDH! Tepatnya dari tim HiGH&LOW yang juga rata-rata berkaitan sama agensi LDH. Udah tau kan HiGH&LOW semewah apa projectnya? dan PRINCE OF LEGEND pun bakalan sama kayak gitu. Ada drama, film, game, live dan event juga. WAAHH!!

sumber foto: Official Twitter PRINCE OF LEGEND

Meski ini adalah project baru dari HiGH&LOW, tapi "PRINCE OF LEGEND" memiliki genre cerita yang berbeda. Bukan action-gangster yang banyak adegan berantemnya lagi yang jadi keutamaan disini, tapi lebih ke school-gang/team-romance. Dengan nama "Prince Battle Project". Menggunakan latar di sekolah dan ada beberapa kelompok yang terdiri dari para Pangeran didalamnya sekaligus dengan 'gelar' yang mereka miliki. Dari trailer yang saya lihat, mereka ini kayak bersaing buat mendapatkan sesuatu, salah satunya dalam hal cewek. Sehingga mereka bisa menjadi "Prince of Legend". Selain itu ternyata ada adegan actionnya juga walau baru muncul sekilas. Dan itu langsung tertuju pada Ryota dan Nobu! OMG i'm speechless!

Berikut ini para team Pangeran dari PRINCE OF LEGEND:


1. Team -Kanade- "Prince Celebrity"


Ryota Katayose

Saya yakin, Ryota Katayose adalah lead role dari project ini. Karena nama dia ditulis paling pertama di artikel-artikel yang tersebar dan di trailernya pun demikian. Ryota always called Ouji.. and 1000000% yes! He's the real Ouji-sama!! He's Prince!! My Prince!! OH GOD HELP MEEEE I'M OVER EXCITED!!!! *cindy gila* 


Shiono Akihisa dan Hiroki Iijima


2. Team -Kyogoku Kyoudai- "Prince Yankee"


Nobuyuki Suzuki

Kazuma Kawamura


3. Team -Seitokai- "Prince Student Council"


Reo Sano

Mandy Sekiguchi


4. Team -Next- "Prince of Dance"


Hokuto Yoshino

Itsuki Fujiwara dan Makoto Hasegawa


5. Team -Sensei- "Prince Sensei"

 Keita Machida
(sensei ganteng, ayeee mateeee 😍)


6. Team -3B- "Hairdresser Prince"


 Sho Kiyohara

 Taichi Kodama dan Endo Fumiya


 Trailer PRINCE OF LEGEND:



**
Okay, let me scream... KYAAAAAAAAAAA!!!! GILA GILA GILAAAAKKK!! Betapa senang hati ini melihat para ikemen bertebaran hahaha. Beneran ini para pangeran ngumpul disini. Terutama, Ryota, pastinya. Gak bisa nyangkal juga karena yang paling bikin saya heboh sama project ini karena ada dia. Tapi tapi tapi, Semua pria-pria EXILE TRIBE itu adalah kesayangan saya. Apa yang berkaitan sama mereka, saya langsung refleks aja gitu timbul kesenangan hati ahaha 😆. Dan emang pemain yang lain pun gak bisa dikesampingkan. Mereka semua para ikemen detected. Ada rekan satu grupnya Ryota juga, Reo Sano dan Mandy Sekiguchi (Manchan ikemen fix!). Ada anak Gekidan EXILE, Keita Machida dan Nobuyuki Suzuki. Terus ada THE RAMPAGE juga, adeknya Ryota (baca: Hokuto Yoshino), Kazuma Kawamura, Makoto Hasegawa, Itsuki Fujiwara (note: serius yak 4 bocah ini emang jajaran ikemen teratas di RMPG hahaha pokoknya pas banget lah pada gabung di project ini XD). Kemudian ada lima orang lainnya yang belum saya kenal *plak*, tapi gak masalah kok. Mereka tetep kebawa ganteng hahaha. Nah rencananya ini bakal dirilis tahun 2019. Tapi saya masih gak tahu apa emang dimulai projectnya pas 2019 atau puncak dikeluarin filmnya di tahun tersebut, dan sebelumnya bakalan ada 'pemanasan' dulu di 2018 ini. Hmmm yosh, mari tunggu aja deh kabar selanjutnya.. Seiring berjalannya waktu apa yang jadi pertanyaan bakalan terjawab juga. :D


Let's read:
J-Dorama "PRINCE OF LEGEND"

Friday, February 23, 2018

J-Dorama "Otona Koukou"

Let's talking about my ichiban from all ichiban, HARUMA MIURA! Setelah menghilang lamaaa dari dunia per-dorama-an Jepang, apalagi film, dan dari dunia hiburan juga, akhirnya dia kembali menghiasi layar kaca di musim gugur 2017 lalu dengan membintangi dorama berjudul "Otona Koukou". Aku kangeeennn sama kamu loh mz! kangen banget nget nget!! *udahwoy*. Sebenernya di 2017 awal sih dia bermain di Taiga Drama berjudul "Onna Joshu Naotora", tapi baru muncul di episode 4 sampe 12 aja. Dan setelah itu gak ada lagi berita tentang dia. Twitternya pun sepi gak update-update. Pokoknya gak ada kabar deh tentang dia dimana-mana T_T . Sampe akhirnya Oktober 2017 tiba dan jreng jreng... He's come back!! Dorama baru + jadi pemeran utama di doramanya. It's something uhuuyy I'm happy happy happy. Baru saya tamatin nonton doramanya minggu ini, karena menyesuaikan dengan update-an sub Indonesia ahaha. Setelah itu jadi pengen bincang-bincang deh tentang doramanya. Come on! ^^


SINOPSIS DORAMA OTONA KOUKOU

sumber foto: Asianwiki.com

Judul ------------------------ Otona Koukou
Director --------------------- Toichiro Ruto, Naomi Kinoshita
Penulis ---------------------- Hiroshi Hashimoto
Stasiun Penayangan ------- TV Asahi
Episode --------------------- 8 episode
Tanggal Tayang ----------- 14 Oktober - 9 Desember 2017
Waktu Tayang ------------- Sabtu pukul 23.05 - 23.59

Otona Koukou adalah sebuah sekolah yang beda dari sekolah pada umumnya. Diartikan sebagai sekolah kedewasaan yang merupakan proyek rahasia negara, disini orang-orang yang udah dewasa lah yang menjadi muridnya. Dengan kriteria usia diatas 30 tahun dan sama sekali tidak memiliki pengalaman dalam cinta terutama seks. Sekolah ini didirikan oleh pemerintah Jepang dengan tujuan untuk menambah tingkat kelahiran warganya yang makin berkurang setiap tahun. Orang-orang dewasa yang diketahui bermasalah dalam kisah percintaan, "dipaksa" masuk ke sekolah ini demi kelangsungan hidup negara Jepang. Murid pertamanya diawali oleh:

1. Eito Arakawa alias Cherito (diperankan oleh Haruma Miura)


Eito adalah seorang pegawai bank dengan jabatan yang bagus dan prestasi yang gemilang. Karena saking sibuk dengan pekerjaan tersebut, ia sama sekali tidak sempat memikirkan cinta walau usianya sudah matang. Dan gak punya pengalaman cinta satu pun. Dia masih bujangan lohh >,<. Suatu hari sepulang bekerja, ia dihampiri oleh seseorang yang mengaku dari pemerintah dan memberikannya sebuah surat resmi yang tidak lain dan tidak bukan isinya adalah panggilan untuk menghadiri Otona Koukou. Tapi sebenarnya surat ini bersifat memaksa, karena jika sudah menerimanya, mau tidak mau harus mematuhi isi dari surat tersebut.


2. Maki Sonobe alias Spare (diperankan oleh Meisa Kuroki)


Bisa dibilang sebagai wanita cadangan, karena dia ini merupakan selingkuhan dari bos nya. Walau udah ketahuan kalo dia cuman dimanfaatkan dalam urusan pekerjaan sama si bos, tapi dia seakan tutup mata dan malah menikmati keadaan itu. Pokoknya cinta mati deh dia ini sama bos nya dan gak akan berpaling ke siapa-siapa. Oleh karena itu Otona Koukou memanggil dia supaya "bertobat" dan memikirkan masa depan yang sebenarnya.


3. Kansuke Gonda alias Sasho (diperankan oleh Katsumi Takahashi)


Ini rekan kerja dari Eito. Walau udah aki-aki nyatanya dia belum berkeluarga. Maka dari itu Otona Koukou pun menargetkan dia untuk jadi salah satu muridnya. Tapi yang tidak diketahui semua orang, ternyata penyebab dia masih single bukan dia tidak mau menjalin hubungan dengan wanita, melainkan dia punya suatu kekurangan yang amat membuatnya menderita.


4. Carlos Yu Kawamoto alias Yal Dente (diperankan oleh Jutta Yuki)


Cowok gagah dan ganteng. Baik hati. Ramah. Idola para wanita. Sukses dalam pekerjaannya sebagai koki. Mahir dalam olahraga. Pokoknya pria yang sempurna!! Tapi kenapa sampe sekarang dia belum punya pasangan? Oleh karena itu Otona Koukou pun menjadikan dia muridnya untuk mencari tahu alasan dia masih sendiri. Dan.... sebuah fakta akhirnya terungkap! Sueerrr saya syok pas tahu ini. Berasa plot twist hahaha. Penasaran kan? ayok ditonton doramanya :D


5. Masumi Madara alias Himiko (diperankan oleh Maho Yamada)


Cewek ini juga udah terbilang hampir tua. Dia gak punya pekerjaan dan tiap hari mengurung diri di kamar sambil main game dan tergila-gila dengan pria 2D. Kuper tingkat dewa dia ini. Gak pernah bersosialisasi sama orang sekalipun. Atas catatan tersebut, suatu keharusan untuk Otona Koukou 'menjebloskan' dia kedalamnya.


6. Iwashimizu alias Ouji (diperankan oleh Yuu Shirota)


Dia cuman muncul di satu episode aja. Sebagai anak dari pejabat negara. Ayahnya ingin sekali mendapatkan cucu dan selalu memaksa dia untuk cepat-cepat berkeluarga walau bertentangan dengan keinginannya. Oleh karena itu, dia dipaksa masuk kesini atas perintah sang ayah.
**
Selain murid, yang namanya sekolah pasti ada guru juga yang senantiasa memberikan ilmu berharga untuk para murid. Nah guru-guru dari Otona koukou ini ada:

1. Pegasus Yamada (diperankan oleh Ryo Ryusei)


Pegasus-sensei, guru yang masih muda tapi anaknya udah ada lima! *kayak balonku aja lol*. Mahir dalam urusan cinta dan bikin-membikin *apainioiii*. Dia itu orangnya sombong, sengak, kata-katanya pedesss dan suka bikin emosi yang nonton. Saya aja pengen nyumpelin mulut dia pake kaos kaki pas awal-awal nonton haha. Dan dia juga yang ngasih nama panggilan nyelekit buat semua murid di Otona Koukou. Tapi tapi tapi.. ternyata dibalik sifatnya, dia menyimpan cerita hidup yang kelam.


2. Sakura Himetani (diperankan oleh Airi Matsui)


Cantik dan menarik. Dia penakluk para cowok-cowok. Ahli dalam memikat hati siapapun. Ilmu percintaannya sangat luas. Maka dia dijadikan guru di sekolah ini.


3. Mamoru Mochida (diperankan oleh Bokuzo Masana)


Ini guru yang punya 5 orang selir. Gilaaakk wkwkwk. Dia bangga saat menceritakan hal itu dan selalu menyombongkannya kepada murid-murid disini.


LINK DOWNLOAD
REVIEW
Otona Koukou bergenre romance-comedy. Ceritanya menarik. Jarang banget kan alur kayak gini muncul di drama ataupun film. Kalo setelah baca judulnya lalu muncul pikiran 'tidak-tidak' tentang dorama ini, kalian salah besar! Karena di setiap episode pasti selalu mengundang tawa yang nonton. Kocak pokoknya ditambah iringan musik yang membangkitkan suasana. Banyak momen krik krik nya disini. Hampir dari semua pemain punya porsi yang unik. Lalu ceritanya juga gak terlalu berat. Lebih mengajak kita sebagai penonton main tebak-tebakan. Eh si ini bakal sama siapa yaaa? Eh si itu kira-kira gimana yak nanti? Cukup di sekitaran itu aja. Dan sampe episode terakhir pun tebakan itu masih tetep dipertanyakan. Gak nyangka juga sama endingnya loh. Tapi ada beberapa scene yang menurut saya membosankan sih. Bukan berarti keseluruhannya buruk, wajar kan dalam suatu drama atau film ada momen kayak gininya hahaha. Saya tetep nikmatin doramanya sampe selesai kok. Satu sisi karena pemainnya sang pujaan hati Haruma Miura *eaaa*, dan disisi lain rasa penasaran juga muncul sama kelanjutan ceritanya. Kagok kan kalo gak ditamatin.. Oke deh saya kasih penilaian 8/10 untuk Otona Koukou. Gak menakjubkan tapi gak buruk juga. Good Job for all crew!!


KESAN SPESIAL UNTUK HARUMA MIURA

Saya mau menyalurkan kesan-kesan aja yak sama pemeran utama disini, Haruma Miura! Sekaligus menumpahkan kerinduan saya dengan aktingnya si kang mas ini ehehehe. Pas awal tahu doramanya, saya kira dia bakal berperan sebagai pria mapan yang cool. Serius. Berwibawa. Pokoknya bernilai ++. Ehhh ternyata setelah tahu kelanjutan berita dari Otona Koukou dan lihat trailernya, saya salah deh. Dia jadi orang yang awkward kebangetan disini. Cherito-kunnn~~ Panggilan yang pas banget buat dia hahaha. Ngakaaakk dah lihat aktingnya. Dari mulai gerak-gerik dia, sampe kecerobohan pun terjadi. Terus ekspresi mukanya juga.. aneh, krik-krik, ngeselin sekaligus bikin ketawa, pokoknya meme-able banget!! Dia juga sukses meranin jadi orang yang bener-bener gak punya pengalaman cinta sedikitpun. Canggung parah pas berdekatan sama wanita. Malah jadi salah tingkah dan akhirnya salah kaprah. Iyak! Walau demikian, buat menonjolkan kelebihan dia di depan para wanita, dia bersikap jaim dan dia selalu membanggakan pekerjaan dan latar belakang pendidikannya secara berlebihan yang justru itu malah menimbulkan kesan sombong dimata wanita. Selain itu, dia membandingkan kelebihannya tersebut dengan si wanita yang jadi incarannya sampe berbicara yang tidak seharusnya juga sama si wanita itu. Orangnya juga gak pekaan. Pokoknya minusss banget deh nilai si Cherito-kun ini. Padahal kalo dilihat dari luarnya dia itu cowok idaman, emang. Tapi sifatnya berkebalikan sama tampang. Saya aja ogah ketemu apalagi deket-deket sama cowok kayak gini hahaha. Makanya jangan lihat orang dari luarnya aja yak, dalamnya juga harus diperhatikan baik-baik *eaaa*. Dan sampe episode terakhir pun, yak dia tetep seperti ini lah, bernasib malang dalam urusan cinta. Puk-puk-puk Cherito-kun :((





Tapi sih yak tapiii... Terlepas dari perannya dia disini, tetap, Miura Haruma daisukiiiii !!!! Kangen saya terobati akhirnya kyaaaaaaaaaaaa

Cindy: Aku juga suka kamu mz!! ❤❤❤❤❤❤❤










Friday, October 14, 2016

Fallin in Love with “Aogeba Toutoshi”



Setelah Sukina Hito ga Iru Koto yang saya bahas sebelumnya, kini dorama Aogeba Toutoshi yang mencuri perhatian saya. Keduanya sama-sama tayang di musim panas 2016 ini. Dan keduanya favorit saya juga. Saya akan mengajak kalian berkenalan dengan dorama ini. Yuk!

Pertama, kenapa saya ingin menonton dorama ini? Alasan utamanya karena dorama ini melibatkan si my rainbow alias dedek Nijiro Murakami. Dorama barunya Niji, saya harus nonton dong. Tapi saat dorama ini masih tayang, justru saya hanya mendownload saja karena ini lamaaaaa keluar sub indonesianya. Jadi saya memutuskan untuk menontonnya saat dorama ini selesai dan sub indo terkumpul semua (meski pada akhirnya kesabaran saya habis dan menonton episode terakhir dengan sub inggris hhh). Dan saya jadi lebih memfokuskan ke dorama Sukina Hito ga Iru Koto (meskipun sama harus ekstra sabar juga tapi lebih cepat keluarnya daripada yang ini). Dan ternyata! cara saya untuk menonton dorama ini saat sudah komplit keseluruhannya itu tepat sekaliiii!! Karena saya benar-benar gak bisa nunggu untuk nonton episode-episode selanjutnya. Dan ini juga termasuk salah satu cerita yang saya suka dimana diceritakan segerombolan anak laki-laki nakal yang menjadi tobat karena seseorang (hehehehe). Oke minna.. kali ini saya akan menceritakan secara detail tentang dorama yang berjumlah 8 episode ini. Douzo….

Episode 1
Sebuah sekolah bernama SMA Misaki menjadi sekolah terburuk di Kanagawa. Itu dikarenakan murid-muridnya yang nakal terutama geng Aoshima dan sering melakukan kekerasan di sekolah maupun tempat umum. Suatu waktu atas permohonan dari kepala sekolah SMA tersebut datanglah seorang guru paruh waktu bernama Koichi Hikuma yang bertanggungjawab di bidang musik. Ia adalah mantan pemain saksofon profesional di Jepang dan diharapkan dapat membuat perubahan di sekolah tersebut. Kehadirannya kurang disambut baik oleh para murid namun ia tidak menyerah untuk membuat para murid bergabung dengan klub sekolah terutama musik walaupun usianya sudah lanjut. Pada awalnya, anaknya yang bernama Natsuki Hikuma melarang ia untuk mengajar disitu karena muridnya yang terkenal berbahaya. Namun Hikuma-sensei bersikeras ingin tetap mengajar di tempat itu. Dalam menangani klub musiknya yang bernama Brass Band dengan diketuai oleh Nagisa Arima, banyak rintangan yang ia hadapi. Dari berusaha keras untuk mendapatkan anggota, mengajari musik yang dibawakan Brass Band agar tidak berantakan sampai gangguan dari geng Aoshima yang membenci musik. Geng Aoshima berjumlah 5 orang. Diketuai oleh Hiroto Aoshima. Kemudian teman terdekat Aoshima yaitu Ren Kitora. Lalu Keita Abo, Yuuji Kuwata dan Kinya Takamoku. Arima yang merupakan teman masa kecil Aoshima dan Kitora bercerita kepada Hikuma-sensei bahwa sebenarnya geng Aoshima dulu adalah sebuah band. Namun pada saat mereka bermain diatas panggung festival sekolah, para senior menghentikan mereka dengan cara kekerasan hingga timbulah perkelahian. Salah satu senior membantingkan kursi kepada Aoshima hingga mencederai tangannya dan ia pun tidak dapat memainkan musik lagi dengan baik. Demi solidaritas persahabatan, band ini pun bubar dan geng Aoshima berubah menjadi berandalan. Mengetahui cerita ini, Hikuma-sensei tidak tinggal diam. Ia tidak akan membiarkan murid-murid tidak memiliki mimpi untuk masa depannya. Ia yakin di dalam diri geng Aoshima masih terdapat rasa cinta terhadap musik.
Hikuma-sensei menempelkan poster di majalah dinding sekolah. Itu berisi tentang konser musik temannya dan Brass Band akan tampil disana. Lalu geng Aoshima menjual tiket masuk kepada murid lainnya padahal acara ini gratis. Hikuma-sensei mengetahuinya dan mengambil kembali uang hasil penjualan tiket dari Aoshima. Mereka pun geram dan mencari tahu tentang sosok Hikuma-sensei. Ternyata ia memiliki masa lalu yang buruk di bidang musik hingga ia berhenti menjadi pemain pro. Aoshima memberitahu hal ini kepada Brass Band dan mengancam akan membunuh mereka jika tetap datang ke konser tersebut. Saat konser dimulai, Hikuma-sensei sedang menunggu anggota dan hanya Arima saja yang datang. Ia berusaha mendatangi anggota lain namun hasilnya nihil hingga akhirnya Brass Band tidak jadi tampil di konser itu. Arima menceritakan semua peristiwa kepada Hikuma-sensei. Sensei mengerti dan menyadari bahwa ini memang kesalahannya namun ia takkan berhenti untuk membuat murid-murid bergabung dengan klub.

Episode 2
Setiap hari anggota Brass Band bertambah berkat kegigihan Hikuma-sensei. Meski begitu ia tetap ingin geng Aoshima bergabung bersamanya. Salah satu geng tersebut, Keita Abo masih menyimpan keinginannya untuk bermain musik. Ia mulai tertarik dengan trombone. Namun demi persahabatan ia menahan keinginannya itu. Saat sedang berjalan-jalan, geng Aoshima melihat Jinnai, senior yang telah menghancurkan impian mereka. Rasa dendam itu pun muncul. Jinnai tak tinggal diam hingga ia datang kesekolahnya lagi bersama teman-temannya untuk membuat keributan dengan geng Aoshima. Ia menghina geng Aoshima begitupun Brass Band. Hikuma-sensei melihat kejadian ini dan tak terima atas penghinaan kepada murid-muridnya. Ia menasehati Jinnai namun naas justru ia mendapat pukulan berkali-kali dari Jinnai. Hikuma-sensei bilang ini tidak apa-apa jika untuk membela muridku. Jinnai pun pergi setelah salah satu guru, Arai-sensei berpura-pura menelepon polisi. 
Saat malam hari, Abo, Kuwata dan Takamoku sedang bersama dan Kuwata merokok. Lalu terlihat oleh petugas keamanan. Mereka pun lari dikejar petugas keamanan karena anak dibawah umur tidak boleh merokok. Dari jauh Hikuma-sensei melihat mereka dan mengejarnya juga. Lalu mereka berpisah untuk mengelabui petugas. Tapi Abo tertangkap sedangkan Kuwata dan Takamoku berhasil melarikan diri dan bertemu di tempat biasa mereka nongkrong. Hikuma-sensei melihat Abo dan mengaku kepada petugas bahwa ia adalah orangtuanya hingga Abo dapat terbebas. Keesokan harinya, Abo terus memikirkan kata-kata dari Hikuma-sensei saat semalam ia diselamatkan olehnya dan akhirnya ia memutuskan untuk bergabung dengan Brass Band mengikuti kata hatinya. Ia mengatakan ini kepada Aoshima dan ia juga mengajak Aoshima untuk bergabung. Namun Aoshima menolak tapi Abo tetap memaksanya dengan mengingat masa lalu dimana Aoshima lah yang membuat Abo jadi mencintai musik. Namun Aoshima bersikeras menolak. Tak tahan dengan perkataan Abo ia pun memukul Abo. Kuwata dan Takamoku membela Abo dan mereka pun mengatakan akan bergabung dengan Brass Band. Akibat kejadian ini maka retaklah geng Aoshima ini. Tapi rasa peduli diantara mereka tetap ada saat Kuwata dan Takamoku disekap Jinnai kemudian Aoshima dan Kitora menyelamatkannya.

Episode 3
Brass Band bertambah tiga anggota. Abo menempati posisi trombone, Kuwata tuba dan Takamoku timpani. Wakil ketua Brass Band, Igawa tidak suka mereka bergabung karena ia berpikir bahwa mereka bertiga hanya akan menyulitkan klub. Namun Hikuma-sensei memberikannya pengertian. Saat mereka bertiga sedang latihan, mereka bertemu dengan Aoshima dan Kitora. Hubungan mereka kembali baik walau tak sedekat dulu. Di dalam kelas, Arai-sensei berbicara kepada Kitora tentang rencananya belajar musik di luar negeri. Hikuma-sensei mendengarnya dan mendukung Kitora. Namun Kitora berkata bahwa ia sudah tidak berminat lagi untuk itu (sebenarnya Kitora berbohong. Ia tidak ingin menyakiti Aoshima karena mereka adalah sahabat sejak kecil). Disisi lain, Jinnai datang lagi dan menghancurkan basecamp geng Aoshima. Mereka ingin membalasnya tapi Hikuma-sensei melarangnya dan memberi mereka nasehat. Ternyata tanpa sepengetahuan geng Aoshima, Hikuma-sensei mendatangi Jinnai dan memintanya untuk tidak mengganggu murid-muridnya lagi. Jinnai marah dan mendorong Hikuma-sensei hingga tangannya terluka. Pada keesokan harinya, Aoshima pun datang ke tempat Jinnai. Bukan untuk berkelahi namun untuk meminta maaf. Jinnai tidak percaya dan memukuli Aoshima tanpa mendapat perlawanan.

kau bisa terus memukul diriku untuk mengisi kekosongan hatimu.” Ucap Aoshima.

Jinnai berkata kepada Aoshima bahwa ‘orangtua’ itu pun (yang berarti Hikuma-sensei) mengatakan hal yang sama dengannya. Jinnai pun melepaskan Aoshima dan takkan membuat masalah dengannya lagi. Kemudian datanglah Kitora dan mereka bersama-sama pergi ke ruang musik sekolah. Aoshima kini ingin membuktikan kepada Hikuma-sensei bahwa ia akan berdiri diatas panggung. Akhirnya Aoshima pun bergabung dengan Brass Band dan menempati terompet, begitupun Kitora dengan memainkan saksofon. Selain itu, hubungan geng Aoshima kembali erat seperti dulu.

Episode 4
Anggota Brass Band kini sudah lengkap. Hikuma-sensei berhasil mengajak Sugai, anak nakal yang suka kebut-kebutan, kemudian Kibe, si cuek yang selalu mengacuhkan salam dari Hikuma-sensei hingga geng Aoshima yang paling nakal di sekolah. Kini Hikuma-sensei harus berusaha keras menyatukan musik Brass Band agar menggema dengan indah di kompetisi yang akan mereka ikuti. Ia pun dibantu oleh anaknya dalam mengajar. Banyak sekali rintangan yang dihadapi Hikuma-sensei. Seperti dari Igawa yang terus menyindir geng Aoshima hingga terjadi keributan. Hikuma-sensei lalu mengajak Brass Band ke sebuah camp pelatihan. Semua biaya ia tanggung sendiri. Ia rela jika itu membuat ikatan diantara anggota Brass Band semakin kuat. Saat di camp pelatihan, Hikuma-sensei sengaja mencari jadwal yang sama dengan SMA Meihou, yang memenangkan kompetisi musim lalu agar dapat belajar banyak darinya. Disana, Brass Band mendapat banyak pelajaran dari Hikuma dan Natsuki-sensei. Hikuma-sensei pun berusaha menjalin hubungan baik dengan SMA Meihou tapi SMA Misaki hanya dipandang sebelah mata dan menjadi bahan cemoohan murid-murid Meihou yang dikenal baik. Hingga pada saat Igawa melihat salah satu murid Meihou merokok, tapi malah Igawa lah yang dilaporkan merokok karena ia dijebak. Ia mengatakan yang sebenarnya tapi tetap saja SMA Meihou tidak mempercayainya. Igawa merasa sangat tertekan ditambah ia tidak pernah mendapat dukungan dari ayahnya saat bergabung dengan klub. Tapi Hikuma-sensei mempercayainya begitupun dengan geng Aoshima yang berusaha membuktikan bahwa Igawa tidak bersalah. Melihat ketulusan geng Aoshima, Igawa pun sadar akan sikapnya kepada mereka selama ini dan meminta maaf. Begitupun kepada Hikuma-sensei. Ia telah salah paham terhadapnya.

Episode 5
Kasus Igawa sampai ke sekolah. Tepat setelah selesai camp pelatihan, Brass Band dipanggil ke ruangan guru untuk mengkonfirmasi kejadian ini. Mereka tetap menyangkal tapi belum ada bukti akhirnya Brass Band mendapat hukuman dari wakil kepala sekolah untuk tidak menggunakan ruangan musik selama 10 hari. Melihat kesungguhan anggota untuk berkompetisi membuat Hikuma-sensei tak patah semangat. Ia mengajak Brass Band untuk latihan di pinggir pantai walau keadaannya tidak kondusif. Mereka tetap berlatih dengan semangat demi tampil diatas panggung kompetisi. Mereka pun melakukan latihan fisik dan bersama-sama membersihkan sampah di sekolah sebagai tanda ketulusan pada sekolah dan akan membuktikan bahwa mereka dapat memenangkan kompetisi regional. Melihat ini semua, wakil kepala sekolah pun akhirnya mencabut hukuman mereka dan mengizinkan Brass Band untuk menggunakan ruangan musik lagi. Hikuma-sensei lalu membagikan surat undangan untuk diberikan kepada wali anggota Brass Band agar dapat melihat Brass Band tampil diatas panggung. Namun Arima memiliki masalah pribadi. Ia merasa kurang nyaman dengan keluarga barunya. Orangtua mereka bercerai dan Arima ingin ibu kandungnya menghadiri kompetisi. Hikuma-sensei memberikan banyak nasehat kepada Arima dan membantunya untuk menemui ibu kandungnya hingga Arima pun kini dapat merasa tenang.

Episode 6
Hikuma-sensei terbaring di rumah sakit. Sebelumnya Natsuki-sensei menemukan Hikuma-sensei pingsan di kamarnya. Ternyata Hikuma-sensei menderita penyakit kanker. ini membuatnya tak dapat melatih Brass Band dalam beberapa waktu. Tapi ia tetap datang ke sekolah untuk melatih klub. Itu membuat Natsuki-sensei merasa khawatir.
Saat Kitora pulang, sudah ada Hikuma dan Natsuki-sensei dirumahnya. Mereka menanyakan tentang formulir sekolah musik di luar negeri milik Kitora yang belum diserahkan kepada orangtuanya. Mereka mendukung Kitora untuk belajar diluar negeri namun Kitora bilang ia sudah tidak berminat. Pada kenyataannya Kitora mengatakan bahwa ujian sekolah luar negeri dan kompetisinya dilaksanakan pada hari yang sama dan Kitora lebih memilih tampil di kompetisi bersama Brass Band. Keesokan harinya, Abo, Kuwata dan Takamoku bertanya pada Kitora tentang rencana sekolah di luar negeri tersebut dan mereka menginginkan Kitora bertahan dengan klub. Namun Aoshima menyuruh Kitora untuk mengejar cita-citanya menjadi seorang pro. Mereka berdebat. Kitora pun sebenarnya masih bingung. Ia mengatakan akan ikut kompetisi dengan Brass Band namun hatinya tetap menginginkan ikut ujian ke luar negeri. Aoshima tetap saja memaksa Kitora untuk pergi hingga memukulnya. Akhirnya Kitora pun memutuskan untuk meninggalkan klub dan ikut ujian untuk sekolah di luar negeri. 

Episode 7
Brass Band sedang tampil diatas panggung kompetisi dengan semangat dan di tempat lain Kitora pun sedang melakukan ujian. Pengumuman pemenang pun datang. Dan akhirnya Brass Band dari SMA Misaki dinyatakan sebagai juara pertama dan lolos ke tingkat prefektur. Mereka merayakan kemenangan di sekolah. Kemudian Hikuma-sensei meminta semuanya diam karena ada sesuatu yang ingin dia katakan. Secara tak terduga Hikuma-sensei memberitahu semua tentang penyakitnya. Dan ia akan melakukan operasi lalu beristirahat sehingga tidak akan ikut ke kompetisi prefektur. Ia akan digantikan oleh Natsuki-sensei. Saat dirawat di rumah sakit, anggota Brass Band selalu menjenguk Hikuma-sensei dan menghiburnya. Hikuma-sensei meminta operasinya dilaksanakan bersamaan saat Brass Band  berkompetisi. Mereka akan sama-sama berjuang di hari yang sama.
Kitora bertemu dengan Arai-sensei dan menyerahkan formulir rencana sekolah di luar negeri kepadanya. Ia juga ingin memberitahukan hal ini kepada Hikuma-sensei. Kemudian Arai-sensei memberitahu Kitora tentang keadaan Hikuma-sensei yang sebenarnya. Kitora mengatakan kepada Natsuki-sensei dan Aoshima juga tiga temannya bahwa ia akan ikut kompetisi bersama Brass Band agar lolos ke tingkat nasional. Aoshima merasa bahwa Kitora masih ada keraguan dalam mengambil keputusan dan ia tidak menginginkan Kitora ada di klub dan tetap menyuruhnya pergi ke luar negeri. Abo, Kuwata dan Takamoku juga berselisih pendapat tentang apa yang harus dilakukan Kitora. Kitora pun pergi meninggalkan mereka. Saat malamnya, Kitora menemui Hikuma-sensei di rumah sakit. Dan bertanya:

“mengapa anda begitu kuat?“

Hikuma-sensei menjawab, 
sebenarnya saya ini lemah. Karena saya lemah saya akan memberikan segalanya untuk tetap hidup. Hei Kitora. Jika kau sedang bingung tentang sesuatu, kau harus menghadapinya dengan hatimu sendiri. Tidak masalah jika mengikuti apa kata hatimu sendiri.”

Kitora pun pamit dan mengatakan berjuanglah untuk operasinya kepada Hikuma-sensei. Begitupun sebaliknya.
Hari yang penting pun tiba. Brass Band bersiap untuk kompetisi. Hikuma-sensei juga akan menjalani operasi dan Kitora akan melaksanakan ujian kembali. Saat melihat ‘jimat keberuntungan’ Brass Band, Kitora teringat akan perkataan teman-temannya. Juga perkataan Hikuma-sensei semalam. Ia merenung dan akhirnya yakin tentang apa yang akan ia lakukan. Ia meninggalkan ujian dan menyusul ke tempat kompetisi. Sampai disana, ia mengatakan dengan yakin kepada semuanya bahwa ia akan ikut berjuanag di kompetisi bersama Brass Band agar dapat lolos ke tingkat nasional. Semua anggota dan Natsuki-sensei menyetujuinya dan Kitora pun bergabung kembali dengan Brass Band dan siap melaksanakan kompetisi.

Episode 8 (end)
Hikuma-sensei sadar setelah operasi. Disana sudah ada Arima dan Igawa lalu mereka mengatakan kepada sensei bahwa mereka lolos ke kompetisi tingkat nasional. Disana ada pula Kitora memberitahu sensei bahwa ia ingin ikut kompetisi dan meninggalkan ujian. Diluar anggota lainnya melambaikan tangan kepada sensei yang melihat mereka dari balik jendela dan mengucapkan selamat.
Brass Band terus dilatih oleh Natsuki-sensei dan selalu berharap bahwa Hikuma-sensei akan datang untuk melatih mereka kembali. Aoshima dan Kitora menanyakan kepada Natsuki-sensei tentang kondisi Hikuma-sensei dan ia memberitahu bahwa keadaan Hikuma-sensei semakin parah. Ia tidak bisa hidup lebih lama lagi.
Kompetisi nasional pun dimulai. Brass Band didampingi oleh Natsuki-sensei. Mereka melakukan latihan sebentar namun hasilnya malah menjadi kacau. Salah satu anggota berkata ini adalah kompetisi nasional dan Hikuma-sensei tidak ada disini. Mereka menjadi sedih tapi Aoshima serta Arima tetap menyemangati Brass Band. tak lama Takamoku datang bersama Hikuma-sensei dan mereka semua kaget. Sensei memberi semangat kepada mereka dan bilang ia akan menonton dari bangku penonton. Saat ia akan pergi, Natsuki-sensei menahannya dan meminta Hikuma-sensei untuk menjadi konduktor menggantikan dirinya. Semua memohon juga kepada Hikuma-sensei. Akhirnya ialah yang akan memimpin Brass Band di kompetisi nasional ini. Suara musik Brass Band menggema di panggung kompetisi. 12 menit yang penting telah mereka gunakan dengan sangat baik. Pengumuman pemenang pun tiba. Tapi sayang, Brass Band SMA Misaki tidak dapat memenangkannya. Mereka kecewa tapi Hikuma-sensei terus memotivasi mereka. Nasehat dan pepatah selalu keluar dari mulutnya. Lalu pelatih SMA Meihou mendatangi mereka dan menilai bahwa penampilan mereka luar biasa dan menunggunya kembali untuk kompetisi tahun depan. Setelah itu Hikuma-sensei berpamitan untuk kembali lagi ke rumah sakit.
Musim gugur tiba. Brass Band dan Natsuki-sensei berkumpul di ruang musik. Disana terlihat bingkai foto Hikuma-sensei dan karangan bunga. Kini Hikuma-sensei telah tenang berada di alam sana. Natsuki-sensei berterimakasih karena Brass Band telah memberikan ayahnya impian. Brass Band dengan dipimpin oleh Natsuki-sensei kemudian memainkan musiknya untuk dipersembahkan kepada Hikuma-sensei. Mereka mengenang saat-saat bersama Hikuma-sensei hingga suasana haru pun menyelimuti mereka.
Diakhir kisah, Brass Band SMA Misaki sedang tampil diatas panggung kompetisi. Geng Aoshima dan Arima telah lulus dan menonton mereka dari audiens. Saat pengumuman untuk lolos ke kompetisi nasional, Brass Band SMA Misaki memenangkannya. Piagam-piagam mereka pun terpajang di dinding ruangan musik. Disana juga tersimpan foto Hikuma-sensei dan semua anggota Brass Band.

SELESAI

Dorama ini memberikan banyak pelajaran hidup. Dari semangat yang ditunjukkan oleh Hikuma-sensei. Lalu setiap kata-katanya selalu memotivasi dan juga Brass Band yang berjuang terus meski banyak rintangan yang dihadapi. Saya benar-benar terkesan saat menonton dorama ini. Tidak salah jika Aogeba Toutoshi akhirnya mendapat rating kedua dalam dorama musim panas 2016 di Jepang (yang ke-satu nya ‘Ie Uru Onna’, doramanya mbak Keiko Kitagawa, tapi saya gak nonton hehehe). Pokoknya terimakasih dedek Nijiro karena telah mengantarkanku untuk menonton dorama sebagus ini. YATTAAAAA!!


Oke minna.. terakhir saya akan kenalkan pemain-pemain dari Aogeba Toutoshi.. silahkan dan terimakasih ^^


Akira Terao sebagai Koichi Hikuma
 
Anna Ishii sebagai Nagisa Arima
Kentaro sebagai Kotatsu Igawa
Nijiro Murakami sebagai Hiroto Aoshima
Mikako Tabe sebagai Natsuki Hikuma
Takumi Kitamura sebagai Keita Abo

Taiga sebagai Kinya Takamoku
Mackenyu sebagai Ren Kitora
Gaku Sano sebagai Yuuji Kuwata