find me on:

Sunday, May 29, 2022

Masak Untuk Lebaran Idul Fitri

Hai hai hai... Sekarang udah ada di penghujung bulan Mei aja nih. Gak kerasa Lebaran yang jatuh di awal bulan udah berlalu begitu cepat. Kira-kira masih pada inget gak makanan apa yang dimakan pas Lebaran Idul Fitri kemarin? Hihihi. Mau makanan berat ataupun berbagai macam kue serta snack yang tersedia. Pokoknya makanan-makanan itu merupakan makanan yang selalu dijadikan sebagai sajian khas saat Lebaran. Bisa dibeli dari mana saja ataupun membuat sendiri. Sama kayak aku nih, di Lebaran tahun ini, aku memasak semua makanan berat dari tanganku sendiri! Dan sendirian pula. Baru pertama kalinya aku melakukan kegiatan ini. Dan rasanya.... menyenangkan! HAHAHA. Tapi gak luput dari melelahkan juga. Karena dari H-1 Lebaran, aku udah sibuk sendirian di dapur. Di Hari Minggu yang harusnya dipake buat leyeh-leyeh, tapi tidak berlaku untukku. Pagi-pagi aku udah belanja dengan daftar yang puanjanggg! Setelah itu bongkar belanjaan dan mulai beraksi! Potong ayam kampung satu ekor utuh sendirian. Gede pula. Bayangkan betapa ribetnya heuheu.. Terus potong yang lain juga, bikin bumbu ini itu, iris-iris, goreng, tumis, aduk-aduk panci serta penggorengan, pokoknya seluruh daerah dapur udah aku jajah wkwkw bolak-balik entah sampai berapa hitungan. Dan akhirnya... masak selesai!!! Pada pukul 5 sore dengan menghasilkan 3 macam masakan!

Yang pertama ada opor ayam. Ini wajib banget ada sih. Rasanya gak buruk lah tapi gak spesial juga ahaha. Gapapa yak yang penting layak dimakan. Aku bangga loh bisa masak ini hiksss


Terus ada sambel goreng kentang. Kalo dilihat secara langsung sih warnanya gak kayak di foto. Mana masih ada di penggorengan, lol. Mungkin ini karena si cindy payah dalam mengambil angle foto dan pencahayaan wkwkw. Rasanya kepedesan menurutku, soalnya udah kukasih cabe merah terus ditambah bumbu instan juga hahah //tululbungut//. Tapi bapakku bilang masih wajar kalo dicampur sama kuah opor. Yaa namanya juga belajar kan yak, untungnya yang ini pun masih layak dimakan.


Dan ketiga, aku bikin ayam kecap. Lagi-lagi fotonya jelek. Tapi hasil masakannya memuaskan! Bagiku rasanya sesuai sama ekspektasi, ahahaha. Syukurlaahhh


Ada kerupuk juga sih yang digoreng, tapi aku lupa fotoin karena itu dikerjainnya belakangan setelah jam buka puasa, wkwkw. Dan kres-nya, pas! Gak gosong dan gak mentah.

Tadinya mau bikin perkedel juga, dan ayam krispi goreng. Tapi... setelah menghitung-hitung waktu, aku mengurungkan niat itu. Soalnya gak akan keburu karena setelah isya akunya mau main keluar rumah wkwkw. Jadi cuman bikin 3 aja deh. Dan ketupatnya pun beli, biar praktis XD

Aku terharu banget karena aku gak pandai masak dan minim pengalaman, tapi hasil masakanku yang pertama di Lebaran ini yang dimakan sama 4 orang penghuni rumah bisa dinikmati dengan damai, huhuhu.. Masak di momen luar biasa kayak gini tuh kesannya beda banget sama masak di hari-hari biasa. Dan malah langsung sekaligus bikin banyak. Gimana gak pegel coba?

Walau seperti itu, aku tetep bangga sama hasil usahaku. Bisa nambah pengalaman lagi, dan referensi juga. Aku happy melakukannya.. Oh ya, gak ketinggalan, ternyata... bumbu-bumbu masakan Indonesia itu memang banyak dan memusingkan. Harus hati-hati yak biar gak ketuker, haha :D

Saturday, May 28, 2022

Era Baru Chelsea FC bersama Todd Boehly

Klub sepakbola asal Inggris, Chelsea FC telah memberikan pernyataan tentang kepemilikan klub pada sore hari tadi sekitar pukul 15.00 WIB. Pernyataan tersebut disampaikan melalui situs web resmi milik Chelsea FC:

"Chelsea Football Club dapat mengonfirmasi bahwa kesepakatan final dan definitif telah ditandatangani hari ini untuk menjual klub ke konsorsium Todd Boehly/Clearlake Capital. Diharapkan transaksi akan selesai pada hari Senin. Klub akan memberikan informasi lebih lanjut pada waktunya."

Selain itu, pada pukul 7 malamnya, situs web resmi Chelsea FC merilis pula pernyataan dari sang pemilik lama:

"Sudah hampir tiga bulan sejak saya mengumumkan niat untuk menjual Chelsea FC. Selama waktu ini, tim telah bekerja keras untuk menemukan sosok yang tepat untuk Chelsea FC yang memiliki posisi terbaik untuk memimpin klub ke fase berikutnya dengan sukses.

Kepemilikan Klub ini diiringi dengan tanggung jawab yang besar. Sejak saya datang ke Chelsea hampir dua puluh tahun yang lalu, saya telah menyaksikan secara langsung apa yang bisa dicapai Klub ini. Tujuan saya adalah untuk memastikan bahwa pemilik berikutnya memiliki pola pikir yang akan bisa mendatangkan kesuksesan bagi tim sepakbola Pria dan Wanita, serta keinginan dan dorongan untuk terus mengembangkan aspek-aspek kunci lain dari Klub, seperti Akademi dan pekerjaan vital dari yayasan Chelsea Foundation.

Saya senang pencarian ini sekarang telah sampai pada kesimpulan yang jelas. Saat saya menyerahkan Chelsea kepada sosok baru, saya ingin mendoakan yang terbaik untuk mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Merupakan suatu kehormatan seumur hidup untuk menjadi bagian dari Klub ini. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pemain, staf, dan tentu saja para suporter Klub untuk tahun-tahun yang luar biasa ini.

Saya bangga bahwa sebagai hasil dari keberhasilan bersama kami, jutaan orang sekarang akan mendapat manfaat dari yayasan amal baru yang sedang didirikan. Ini adalah warisan yang telah kita ciptakan bersama.

Terima kasih.
Roman."

Sudah dipastikan bahwa saat ini Roman Abramovich benar-benar melepas Chelsea FC sepenuhnya. Tanggung jawab kepemilikan telah beralih pada Todd Boehly sebagaimana yang disebutkan dalam pernyataan di atas. Apa saja yang berkaitan dengan klub si Biru ini, semua akan ada di tangan Todd Boehly.

Selamat datang di Chelsea FC, selamat menikmati suasana Stamford Bridge, Mr. Todd Boehly! Saya harap, kami semua sebagai penggemar Chelsea FC berharap bahwa anda dapat terus melanjutkan prestasi yang telah diraih oleh pemilik sebelumnya. Minimal, pertahankan itu! Dan tentunya, akan sangat lebih baik jika meningkatkannya! Jadikan Chelsea FC tetap bersinar dengan para pemain yang menakjubkan. Jadikan bendera Chelsea FC tetap berkibar tinggi dengan tambahan-tambahan trofi di segala kompetisi. Jadikan tim ini solid! Jadikan suasana klub yang nyaman serta dipenuhi semangat juang! Jadikan penggemar selalu bersatu untuk mendukung Chelsea FC!

Mulai dari sekarang, di era baru anda ini, mohon kerjasamanya!

Todd Boehly


Thursday, May 12, 2022

10 Favorit: Foto-Foto GENERATIONS from EXILE TRIBE

Melanjutkan rangkaian 10 Favorit versi saya, di bulan ke-5 mari kita menebarkan visual dari kebersamaan tujuh orang kesayangan ini! Visual yang memancarkan ketampanan, kegagahan, kesegaran dan tentunya.. kenormalan! Normal dalam arti sebenarnya. Meski kita semua tahu kalo member-member GENE ini adalah para makhluk yang ‘tidak waras’, dan sering sekali mengabadikan kebersamaan mereka dalam potret ajaib mengandung humor tanpa ada rasa malu sedikitpun bahkan malu-maluin, tapi ada saatnya mereka bisa juga berfoto dalam keadaan resmi sebagaimana jati diri mereka yang merupakan seorang pria. Pokoknya, masih dalam batas wajar yang tidak ‘memainkan emosi’, ahaha. Biasanya, foto-foto seperti itu dibuat untuk pemotretan sebuah majalah, iklan dari segala jenis produk, foto setelah tampil di suatu acara dan bisa juga foto candid saat mereka menjalani syuting. Yang jelas, di foto tersebut GENE berada dalam ‘arus’ yang sama seperti grup-grup pria pada umumnya.

 

Begitu banyaaaakkk foto-foto dari GENERATIONS yang saya miliki! Dan sangat sulit buat memilih mana yang paling favorit di antara para favorit. Saya pun sejujurnya tidak 100% yakin pada foto-foto yang telah saya pilih ini, begitu juga dengan urutannya //gimana sih lu!//. Karena saking tak terhitung jumlah foto GENE yang saya koleksi ini. Tapi.. secuil keberuntungan, dari sejak awal mengikuti GENE, saya sudah membuat sebuah folder khusus untuk diisi oleh foto-foto dari grup ini. Kumpulan foto yang tersimpan di sana merupakan hasil seleksi dari semua foto-foto GENE yang telah saya simpan, sebelum nantinya dipindahkan ke laptop dan berbaur dengan foto-foto yang tidak lolos seleksi, wkwkwk. Jadi agak sedikit terbantu sih dengan folder tersebut, meskipun tetep bikin pusying juga karena jumlahnya ada ribuan HAHAHAHA!! Membuat diri cukup lelah dalam memilihnya, namun karena yang dipandangi terus-menerus oleh mata adalah potret dari si para penyemangat, saya akhirnya bisa menyelesaikan misi ini dengan hati yang senang! yuhuuu //bucin yeee//

 

Oh ya, foto-foto di bawah ini sudah saya sesuaikan dengan saat pertama kali saya mengenal GENE di tahun 2017. Meski lumayan banyak foto GENE yang saya simpan itu diambil sebelum tahun tersebut, tapi saya sengaja tidak memasukkannya. Biarkan saya merasakan secara nyata momen pada saat foto-foto yang tertuang ini menebar, hihi. Gapapa kan yaa? Pokoknya semua foto yang saya pilih ini berumur minimal beberapa bulan dan maksimal 5 tahun!

 

Maka.. inilah “10 Favorit” foto-foto GENERATIONS yang masuk ke dalam pilihan saya~

 

10 Foto-Foto GENERATIONS from EXILE TRIBE versi “KATACINDY”:

 

10. NHK Shibuya Note Maret 2020

 


Nomor 10, ada foto GENERATIONS saat mereka menjadi bintang tamu dalam program di NHK TV berjudul “Shibuya Note” pada bulan Maret 2020. Bertepatan saat virus corona mulai merebak ke seluruh dunia termasuk Jepang, dan semua orang wajib untuk diam di rumah saja. Tapi untungnya, GENE sudah melakukan syuting program ini jauh hari sebelum datangnya virus, jadi program tersebut tetap ditayangkan dan bisa menghibur orang-orang di rumah. GENE tampil dengan membawakan lagu “Hirahira”, yang baru saja dirilis pada bulan Februari 2020. Dan ada sesi bincang-bincang juga seperti yang terlihat di foto ini. Foto yang diambil secara candid, dengan GENE yang memakai pakaian dominan berwarna hitam sebagai kostum untuk penampilan lagu “Hirahira”. Foto ini bikin adem, dengan ekspresi para member GENE yang akan dan telah menebarkan senyumnya. Terutama Reo, ketawanya kayak anak bocah yang dikasih mainan! Hihihi

 

 

9. Poin ke-9 ini akan bercabang, malah cabangnya ada 4! Apa saja itu?

 

A. GeneKou episode Sekolah Penerbangan 2019

 


Lihatlah! Betapa gagahnya mereka dalam balutan seragam pilot! Mengenakan pakaian putih-putih yang rapi dan siap untuk mengajakmu berkeliling dunia. Ayook siapa nih yang bakal kamu jadiin pilot pribadi? Cukup pilih satu ya, jangan maruk! GENE berpakaian seperti ini dalam rangka syuting program GeneKou di sebuah Sekolah Penerbangan. Tentu saja, apa yang mereka lakukan di sana berhubungan dengan ‘aktivitas udara’. Walau tak lepas dari kelakuan nyelenehnya selama syuting, tapi bersyukur bahwa GENE bisa mengambil potret normal seperti ini, ahaha.

 

B. FNS Special Natal 2019



Kemudian, dengan berbalut serba putih juga, ada foto yang diambil saat GENE tampil di FNS bulan Desember 2019. Kostum ini digunakan saat GENE menyanyikan lagu “I Believe”, di mana ini merupakan lagu original milik EXILE. Ikemeeennnn!! Hontou ni ikemen!! Hanya cukup berdiri saja tanpa banyak gaya, GENE berhasil memancarkan ke-ikemenan mereka dengan sempurna! Ditambah kostum seragam berwarna suci ini, asdfghjklzxcvbnm!!!!!!!

 

C. Pemotretan “JJ Magazine” Agustus 2019

 


Kostum yang senada lagi! Kaos putih dan celana jeans. Penampilan ini terlihat sederhana, tapi memberi efek luar biasa bagi ketahanan jantung saya! Lagi, GENE hanya perlu berdiri tanpa banyak gaya, tapi sudah sukses membuat saya kleyengan. Keren, keren dan keren!!

 

D. GeneKou spesial Dubai 2020



Terakhir, kembali dengan kostum yang senada. Tapi bukan kostum yang umum apalagi biasa saja, malah gak kepikiran kalo GENE bakalan pake kostum yang kayak gini! Bikin tercengang! Yaa kan?? Yaa kan?? Mungkin hanya sekali seumur hidup saja GENE akan memakai kostum seperti ini. Kostum yang mereka pakai saat syuting program GeneKou. Episode spesial, karena membawa mereka sampai ke luar negeri, tepatnya ke tanah Dubai. Di mana di sana memang mayoritas pria-pria akan berpakaian seperti pakaian yang GENE kenakan ini. Maka GENE pun ditantang untuk mau memakai pakaiannya. Gimana? GENE jadi makin tambah ganteng kan? Kita bisa melihat GENE yang alim dan sholeh di dalam foto ini, haha. Backgroundnya juga menakjubkan. Langit malam menghiasi GENE, yang dilengkapi bangunan mesjid dengan hiasan lampu indah dan di depannya ada danau yang luas juga.

 

Apa kesamaan dari foto-foto di poin ke-9 ini? Sudah tertebak yaa, semua serba putih! Tidak bisa dipungkiri, jika pria-pria berpakaian warna putih itu memiliki aura magis yang sangat kuat yang mampu untuk menyihir diri untuk tidak bisa berpaling sedikitpun darinya! Begitulah yang saya rasakan, hahahahaha

 

 

8. Iklan produk “GUESS” Februari 2020



GENE terpilih sebagai model untuk brand ternama dunia “GUESS”. Ini sudah beberapa kali, dan banyak pula jepretan foto yang diambil. Dan yang paling saya sukai adalah foto ini. Dengan memakai kaos berbeda, namun mereka kompak memakai jaket dan celana jeans. Berdiri berjajar di depan mesin minuman dengan aura cool yang amat terasa. Yabai kakkoooiiiii!!

 

 

7. GENERATIONS Calendar 2020


Setiap tahun, GENE pasti memproduksi kalender dengan tema yang beragam. Untuk di 2020, tema yang diusung GENE adalah tentang olahraga. Ini dipilih dalam rangka memeriahkan Olimpiade Tokyo yang jatuh pada tahun yang sama (meski harus diundur karena pandemi). Dan cover yang digunakan untuk kalendernya, adalah foto ini. GENE tampil memakai jersey sepakbola. Tentu saja, saya sebagai 1000000% penggemar sepakbola sangat bahagia melihat foto tersebut! Otomatis membuat saya membayangkan GENE menjadi pemain sepakbola yang dengan lincahnya menggocek si kulit bundar melewati lawan-lawan dan berhasil mencetak gol!

 

 

6. Perayaan Samantha Thavasa 25th x Tokyo Skytree Town 7th Mei 2019



Foto ini diambil di dalam bangunan Tokyo Skytree Town tahun 2019 silam saat GENE didapuk untuk sebuah project yang berkolaborasi dengan perayaan 25 tahun brand Samantha Thavasa. Pengambilan angle kamera dari atas terasa berbeda, tapi tetap memberi pemandangan yang menghangatkan. Di foto ini pun Ryuto berpose dengan gaya andalannya yang bikin gemes, haha. Dan Reo, dengan muka lempeng seperti kebiasaannya namun tetap bisa menggemaskan juga >,<

 

 

5. A. Penampilan lagu “Y.M.C.A” di Konser UNITED JOURNEY 2018



Begitu menghangatkan melihat GENE berjajar saling rangkul dan menebarkan keceriaan dalam penampilan “Y.M.C.A.” di konser UNITED JOURNEY tahun 2018 lalu. Pemandangan ini jelas sukses menular ke siapapun, terutama saya. Wajah-wajah excited mereka bisa memompa semangat pada kita sebagai penonton. Seingat saya, foto ini diunggah oleh Yuta di akun official instagramnya. Terimakasih kepada fotografer yang sudah mengambil potret luar biasa ini, dan terimakasih juga pada Yuta yang telah berbagi kebahagiaan ini untuk semua penggemar ^^

 

 

B. GeneKou episode Okinawa November 2018



Foto yang indah serta menyegarkan dengan laut yang menjadi latar tempatnya. Pose yang ditunjukkan oleh GENE pun bikin senyum-senyum. Kompak gaya dan pakaian! Tak ketinggalan sampai sandalnya pun sama. Meski motif dan warna celana pendeknya beda-beda tapi tetep sama-sama mengandung objek bebungaan, hihi. Banyak foto yang diambil saat GENE melakukan syuting GeneKou di Okinawa ini yang tayang pada bulan November 2018. Semua fotonya memang “GENE banget!” Dari yang cukup normal sampe yang gilanya kumat. Dan inilah satu foto yang masuk ke dalam favorit saya!

 

 

4. Perayaan Natal 2017 di rumah Alan



Tahun 2017, para member GENE merayakan Hari Natal bersama di kediamannya sang leader alias Alan Shirahama! Yeayy! Dan momen berharga itu diabadikan ke dalam foto ini yang diunggah oleh Alan di akun official instagramnya. Mendamaikan dan menggemaskan! Apalagi Reo.. yang seakan lagi ngumpet di balik selimut. Bocah bangeettt siiihhhh ahahaha

 

 

3. A. NHK Kouhaku Uta Gassen 2019-2020


 

B. NHK Kouhaku Uta Gassen 2020-2021



 

C. NHK Kouhaku Uta Gassen 2021-2022

 


Tampil di acara musik tahunan paling bergengsi merupakan sebuah pencapaian yang sungguh luar biasa untuk GENERATIONS from EXILE TRIBE! Dan otomatis, mengambil potret dari penampilan di program itu adalah hal yang sangat wajib! GENE berhasil hattrick, alias tampil secara tiga tahun berturut-turut dari 2019-2021 di program musik akhir tahun NHK “Kouhaku Uta Gassen”. Foto-foto yang terpampang nyata menunjukkan aura ketampanan mereka secara maksimal. Dengan kostum mewah dan seragam yang khusus dibuat untuk penampilan tersebut, mustahil jika GENE gagal dalam memikat hati saya, hahaha. Foto ini pun dapat dijadikan sebagai kenangan bersejarah dan catatan penting karena GENE dapat menembus program se-luar biasa itu.

 

 

2. Majalah China “Men’s Uno” April 2018



Tahun 2018 merupakan tahunnya GENE mendunia, salahsatunya yaitu menjajal negara tirai bambu alias China. Banyak aktivitas grup yang mereka lakukan di sana, di antaranya adalah syuting pemotretan untuk majalah. Yang menjadi favorit saya, adalah foto ini yang diambil untuk majalah “Men’s Uno” bulan April 2018. Pas di video behind the scene-nya, GENE ini sesungguhnya gak pada bisa diem. Termasuk untuk bagian di foto ini. Tapi karena fotografernya yang mantul, jadi sang pemoto bisa berhasil menangkap momen ini dalam jepretannya. Lucuuu dan mengundang tawa juga!

 

 

1. Pemotretan “ViVi Magazine” Juni 2017



Ini juaranyaaaa!! Foto ini masih jadi yang ter-favorit dari segala favorit bagi saya. Sejak pertama melihatnya lima tahun lalu, posisinya belum juga tergantikan sampai sekarang. Saya terlalu cinta sama foto ini! Terlalu membuat saya bahagia. Gak bisa menahan senyuman sedikitpun. Dan membawa perasaan positif maksimal kepada diri saya. Foto ini berasal dari majalah “ViVi” yang dirilis bulan Juni 2017. Mereka memang berpose mengikuti arahan tim, tapi.. coba lihat deh! Senyuman serta tawa mereka semua itu benar-benar memancarkan ketulusan. Gak ada satu pun yang terpaksa. Alhasil menjadikan kita yang melihatnya juga akan ikut menghadirkan lengkungan di bibir. Lalu warna pakaian mereka begitu warna-warni. Enak dipandang! Yang jelas, bagi saya foto ini, TERINDAH!!


(sumber foto: akun-akun official yang telah disebutkan di judul)

 

*******************

 

“10 Favorit” foto-foto GENE versi saya sudah selesai ditebar. Ayok, adakah fotonya yang merupakan foto favoritmu juga? Coba saya pengen tahu! Hihiw

 

Saturday, May 7, 2022

Thank You so much, Roman Abramovich!

Dua bulan berlalu dari sejak Roman Abramovich, pemilik klub sepakbola raksasa Inggris, Chelsea FC memberikan pengumuman secara terbuka untuk menjual klub tersebut. Dan hari ini, 7 Mei 2022, kesepakatan untuk pemindahan kepemilikan Chelsea FC telah didapat. Yang menjadikan Todd Boehly, pebisnis asal Amerika Serikat berusia 46 tahun sebagai pemilik baru klub sepakbola Chelsea FC. Pernyataan ini telah diluncurkan melalui website resmi Chelsea Football Club pagi hari tadi:

"Chelsea Football Club dapat mengonfirmasi bahwa persyaratan telah disetujui untuk grup kepemilikan baru yang dipimpin oleh Todd Boehly, Clearlake Capital, Mark Walter dan Hansjoerg Wyss, untuk mengakuisisi klub.

Dari total investasi yang dilakukan, £2,5 miliar akan digunakan untuk membeli saham di Klub dan hasil tersebut akan disimpan ke rekening bank Inggris yang dibekukan dengan tujuan untuk disumbangkan 100% untuk tujuan amal sebagaimana dikonfirmasi oleh Roman Abramovich. Persetujuan Pemerintah Inggris akan diperlukan untuk transfer dana dari rekening bank Inggris yang dibekukan.

Selain itu, pemilik baru yang diusulkan akan memberikan £1,75 miliar dalam investasi lebih lanjut untuk kepentingan Klub. Ini termasuk investasi di Stamford Bridge, Akademi, Tim Wanita dan Kingsmeadow dan pendanaan lanjutan untuk Chelsea Foundation.

Penjualan diharapkan selesai pada akhir Mei dengan tunduk pada semua persetujuan peraturan yang diperlukan. Rincian lebih lanjut akan diberikan pada saat itu."


Huh! Mulai saat ini Chelsea FC beserta semua penggemarnya harus terbiasa tanpa Roman Abramovich. Sang bos besar yang telah berhasil membuat Chelsea FC menjadi sebuah klub raksasa, yang ditakuti oleh lawan-lawannya baik di Inggris maupun kancah Eropa. Menjadikan nama klub ini terasa bergengsi di telinga para pecinta sepakbola. Itu terbukti dengan perolehan trofi yang diraih oleh Chelsea FC selama masa kepemilikannya. Dalam kurun waktu 19 tahun, tercatat sebanyak 21 trofi telah dikoleksi oleh klub dengan julukan The Blues ini. Dan itu didapat dari seluruh kompetisi sepakbola yang digelar baik dalam negeri Inggris, Eropa maupun Dunia. Seperti yang belum lama ini kita semua ketahui, Chelsea FC menjadi juara Piala Dunia AntarKlub 2021 Februari lalu. Roman Abramovich telah mengukir sejarah bagi klub Chelsea FC. Membuat kami para pendukung klub tersebut bangga dan amat mengakui prestasi terbaiknya!

Namun, di balik prestasinya itu, nama Roman Abramovich tak luput pula dari "sensasi". Yang membuatnya jadi dikenal sebagai pemilik klub yang sering sekali menggonta-ganti manager/pelatih! Selama era "Roman Emperor", ada 13 kepala yang menjabat sebagai manager dari Chelsea FC. Dengan masa kepemimpinan yang beragam, bahkan relatif singkat hingga hanya bertahan dalam hitungan bulan karena tidak mampu untuk memuaskan dirinya lewat performa Chelsea FC yang dinilai buruk. Roman Abramovich tak segan untuk segera memecat dan mencari pengganti dengan cepat. Hal itulah yang mengundang banyak respon dari banyak orang. Baik kalangan pengamat sepakbola, sesama pihak yang bergelut di bidang tersebut, pecinta si kulit bundar ini, ataupun dari para penggemar Chelsea FC. Termasuk saya, pastinya. Berkali-kali saya dibuat geram oleh kebiasaan sang bos besar ini yang terlalu cepat dalam membuat keputusan dan sulit untuk memberi kesempatan lebih pada manager-manager di saat itu. Saya marah, tapi tak dapat membencinya. Tak dapat mengatakan hal yang buruk padanya, apalagi sumpah serapah. Apa yang Roman Abramovich lakukan ini adalah untuk kemajuan Chelsea FC. Untuk membuat Chelsea FC semakin baik. Untuk menjadikan Si Biru ini terus terbang tinggi. Menorehkan prestasi dan terus meningkatkannya.

Tentu saja, Roman Abramovich juga dikenal sebagai pemilik klub yang rela menggelontorkan banyak uang demi 'berbelanja' pemain yang diincarnya! Para bintang-bintang top sepakbola dunia berhasil merumput bersama Chelsea FC berkat campur tangan Roman Abramovich yang sangat royal. Bahkan ia rela merogoh kantong sendiri untuk membuat Chelsea FC semakin berjaya. Di mana kita bisa melihat pemilik klub yang tidak mengenal kata pelit ini selain di Chelsea FC? Fakta menyebutkan, tidak ada.

Begitu banyak. Sangat banyak. Teramat banyak, momen yang telah tercipta bersama Roman Abramovich, kenangan yang telah terukir di eranya ini. Begitu membekas di ingatan serta hati atas segala yang telah bos besar ini lakukan selama masa kepemilikannya di Chelsea FC. Perpisahan ini amat berat. Kita semua tahu bahwa ini memang bukan keinginan semua yang terlibat di Chelsea FC, terutama Roman Abramovich sendiri. Kita dipaksa untuk menerima ketidakadilan ini akibat perilaku dari "orang-orang itu". Tapi kesampingkan dulu sejenak, saya tidak ingin postingan ini dinodai oleh 'sampah' itu, saya ingin fokus saja pada satu, yaitu Roman Abramovich.

Kita berpisah bukan berarti melupakan. Mustahil anda akan hilang dari pikiran kami. Selamanya namamu akan terukir selalu di Stamford Bridge. Namamu akan selalu tersanding dengan Chelsea FC. Ikatan antara dirimu dan apa saja yang menyangkut Chelsea FC takkan pernah putus meski bukan dirimu lagi yang bertindak sebagai bentengnya.

Terimakasih tak terhingga untukmu, Roman Abramovich! Thank You so much!!!! Kami akan selalu merindukan kehadiranmu ❤️

sumber foto: Chelsea Indo official twitter


Friday, April 29, 2022

Jr.EXILE -Kiniro no Baton

Halo!! Mari kita masuk ke dunia Jr.EXILE! Pertama kalinya saya meninggalkan jejak tentang Jr.EXILE di blog ini, ahaha. Ke mana aja sih lu? Gak ke mana-mana kok, cindy tetap tinggal di hatinya Ryota //oke stop!//. Sedikit pemahaman dulu tentang Jr.EXILE, ini merupakan bagian dari mega grup EXILE TRIBE. Apa itu EXILE TRIBE? Singkatnya, bisa kita pahami sebagai kumpulan dari cukup banyak boygroup yang ada di agensi Jepang bernama LDH alias Love, Dream, Happiness. Apa saja boygroup tersebut? Yaitu ada EXILE, EXILE THE SECOND (yang para membernya merupakan member dari EXILE juga), Sandaime J Soul Brothers, GENERATIONS, THE RAMPAGE, FANTASTICS dan BALLISTIK BOYZ. Dari urutan Sandaime J Soul Brothers sampai BALLISTIK BOYZ, di belakang nama mereka selalu ditambahkan dengan nama “from EXILE TRIBE”, karena mereka adalah bagian dari mega grup tersebut. Udah ngerti kan yaa? Sebenarnya, masih ada GEKIDAN EXILE dan SAMURIZE yang masuk juga ke dalam EXILE TRIBE. Tapi karena yang dua ini fokus utamanya bukan berada di dance-vocal, jadi saya kesampingkan dulu karena tidak akan berhubungan dengan pembahasan sekarang, hehe. Nah, kembali lagi, sedangkan untuk Jr.EXILE, merupakan sekumpulan dari boygroup-boygroup di EXILE TRIBE pula. Hanya saja dikerucutkan kembali, sehingga grup yang menjadi anggotanya dimulai dari urutan GENERATIONS sampai BALLISTIK BOYZ, yang mana mereka ini bisa disebut sebagai grup-grup junior di EXILE TRIBE. Gimana? Mudah untuk dipahami bukan? Tapi kalo yang membaca tulisan ini adalah penggemar J-Pop terutama LDH Family, pasti udah langsung ngerti sih yak tanpa harus dibaca pun wkwkw. Untuk sekarang, Jr.EXILE berisi empat grup. Tapi bisa saja bertambah lagi di masa depan seiring dengan lahirnya grup baru di EXILE TRIBE yang otomatis pula tidak akan lagi menjadikan BALLISTIK BOYZ sebagai ‘anak bungsu’-nya mega grup tersebut. :D
 
Bagian dari dunia Jr.EXILE yang akan hadir kali ini adalah mengenai lagu terbaru mereka. Dengan diberi judul “金色のバトン/Kiniro no Baton/Golden Baton” yang artinya “Tongkat Emas”. Baru dirilis pada tanggal 27 April 2022. Selalu sama dengan dua single Jr.EXILE sebelumnya, WAY TO THE GLORY dan UNTITLED FUTURE, lagu ini pun memiliki tempo musik yang cukup santai. Mengalun dengan damai dan cocok sekali didengarkan saat tengah mengistirahatkan tubuh dari segala aktivitas yang telah dijalani. Cuma 24WORLD aja sih yang musiknya jedag-jedug bikin suasana memanas, mungkin karena itu adalah lagu ‘turunan’ yang memang dari sononya udah kayak gitu hahaha. Dengan berkaca pada tiga lagu original milik Jr.EXILE ini, bisakah saya mengatakan jika musik yang bertempo cukup santai ini adalah ciri khas dari lagu-lagunya Jr.EXILE? Hmmm untuk memperkuat pemikiran saya, mari kita sama-sama menunggu saja lagu-lagu berikutnya yang akan dikeluarkan oleh Jr.EXILE!

cover lagu "Kiniro no Baton"
sumber foto: GENERATIONS official twitter

“Kiniro no Baton”, lagu ini telah dipilih sebagai lagu yang akan terus diputar setiap hari di program NHK TV “Minna no Uta”. Itu akan berlangsung selama bulan April dan Mei 2022. Empat grup dari Jr.EXILE ini menyanyikan lagu “Kiniro no Baton” seolah-olah mereka sedang mengoper tongkat dari satu orang ke yang lainnya. Bersumber dari website resmi LDH, lagu ini adalah lagu yang menghangatkan. Yang menyampaikan perasaan menghargai orang-orang di sekitar kita dan diam-diam membawa keberanian kepada orang-orang ketika mereka mengalami kesulitan!
 
Silakan mendengarkan lagunya di platform-platform musik resmi yang sudah tersedia. Dan untuk lirik romaji serta terjemahan Bahasa Indonesianya, sudah saya sediakan di bawah ini. Monggo~ :D
 
 
Jr.EXILE –金色のバトン/Kiniro no Baton
(Tongkat Emas)
 
Lirik: Masato Odake
Musik: FAST LANE, MATS LIE SKARE
 
Oo.. oooo, oooo
Oo.. oo.. oooo, oooo
 
Anata wa boku no hoshi nandesu
Kiseki yori mabayuku kagayaite miemasu
Kono saki nannen mo
Kono saki nanjuunen mo
Toutoi mitai ni yami wo terasu no deshou
Kau adalah bintangku
Ini terlihat lebih cerah karena keajaiban
Bertahun-tahun yang akan datang
Beberapa dekade yang akan datang
Akan menerangi kegelapan seperti mercusuar
 
Anata kara moratta kin’iro no
Baton wo nigitte hatenai umi wo boku wa oyogu..
Aku berenang di laut yang tak berujung
Memegang tongkat emas yang kau berikan padaku
 
Reff 1:
A golden baton kyou mo doko ka de dareka
Yume wo kajitte utsumuiteru
A golden baton sonna dareka ni boku mo
Tewatashitai mono ga arunda
Ima.. Oo.. oooo, oooo
Kako.. Oo.. oo.. oooo, oooo
Mirai..
Sebuah tongkat emas milik seseorang di suatu tempat pada hari ini
Aku melihat ke bawah pada mimpiku
Sebuah tongkat emas untuk seseorang seperti itu
Aku memiliki sesuatu yang ingin aku serahkan
Sekarang
Masa lalu
Masa depan
 
 
Mune no oku de hi no kohazetara
Tamerawanai de uchi ageyou hanabi
Kurai mina mo utsushidasu yo
Sou boku ga omou koto
Kanshoku wo danshoku ni
Aimai wo meitaku ni
Hassou no tenkan ga ashita no Key of the answer
Jika kau memiliki percikan ledakan di belakang dadamu
Jangan ragu untuk meluncurkan kembang api
Ini adalah permukaan air semua orang yang gelap
Ya, apa yang aku pikir
Jadikan warna dingin ke warna hangat
Memperjelas ambiguitas
Perubahan pola pikir adalah kunci jawaban untuk esok hari
 
Ai nante moratte bakari dato
Kaeshi-kata wasurete shimau kamo shirenai, dakara..
Aku hanya mendapatkan cinta
Aku mungkin lupa bagaimana cara mengembalikannya, itulah sebabnya
 
Reff 2:
A golden baton tebanashite ii mono wa
Zenbu zenbu oite yukou
A golden baton honto ni daijina mono wo
Tada sore dake motte yukou
Zutto
Tongkat emas apa yang bisa aku lepaskan?
Ayo tinggalkan semuanya
Sebuah tongkat emas apa yang benar-benar penting
Bawa saja sebanyak itu bersamamu
Selamanya
 
 
Tooi kuni kara no
Suteki na ongaku mitai ni
Sekaijuu no
Hito ga uketsugu yo
Kokoro de hikaru baton
Dari negara yang jauh
Seperti musik yang bagus
Di seluruh dunia
Orang-orang akan mewarisinya
Sebuah tongkat yang bersinar di hatimu
 
Reff 1:
A golden baton kyou mo doko ka de dareka
Yume wo kajitte utsumuiteru
A golden baton sonna dareka ni boku mo
Tewatashitai mono ga arunda
Ima.. Oo.. oooo, oooo
Kako.. Oo.. oo.. oooo, oooo
Mirai.. Oo.. oooo, oooo
Zutto.. Oo.. oo.. oooo, oooo
Zutto..
Sebuah tongkat emas milik seseorang di suatu tempat pada hari ini
Aku melihat ke bawah pada mimpiku
Sebuah tongkat emas untuk seseorang seperti itu
Aku memiliki sesuatu yang ingin aku serahkan
Sekarang
Masa lalu
Masa depan
Sepanjang waktu
Sepanjang waktu
 
 
(sumber lirik kanji: www.lyrical-nonsense.com)
(terjemahan B. Indonesia: google translate)
(lirik romaji oleh saya sendiri)
(mohon koreksi jika ada kesalahan)
 
 
***

Lagunya benar-benar menghangatkan perasaan. Nadanya mudah diingat dan diikuti. Maknanya pun cukup dapat terbayangkan. “Tongkat Emas” bisa dianggap sebagai pengibaratan. Tidak terlalu ditampilkan maksudnya secara terang-terangan, tapi dapat dirasakan dengan baik. Masato Odake-san selalu top dalam membuat karya-karyanya!
 
Baru di lagu ini pula, saya bisa yakin siapa saja yang menyanyikan setiap baris dari liriknya hanya melalui pendengaran (diluar vokalis GENE yaa karena saya udah tau banget sama suara mereka mah, ahahaha). Terutama suara dari para member BALLISTIK BOYZ, serta suara antara Hokuchan dan Riku yang masih sering kebalik wkwkwkhiksss. Tapi di lagu “Kiniro no Baton”, insyaallah.. saya yakin 100% dengan kemampuan telinga saya! Hoehoehoe
 
Bagian lagu paling favorit bagi saya terdapat pada lirik, “Suteki na ongaku mitai ni~” yang dinyanyikan oleh bapakku tersayang Ryuto Kazuhara! Perlu diperhatikan, bahwa ini adalah penilaian objektif, bukan karena Ryuto adalah vokalis GENE sekaligus kesayangan saya tapi.. memang bagian yang dinyanyikannya ini bagussss sekali! Ngena banget sampai ke hati! Saat di lirik, “…mitai ni~”, “…tai ni~”, “…i~~ ni~” Mengalunkan –i.. ni~, dengan nada tinggi yang kuat disertai.. improvisasi? lalu ditambah vibrato? dan sampai ke titik yang tepat. Begitu indah!! Siapapun yang mendapat bagian itu, saya akan langsung menyukainya. Dan mungkin kebetulan saja itu diambil oleh Ryuto. Dan mungkin juga memang dialah yang paling pas untuk menyanyikan bagian tersebut! Jadi.. bagaimana bisa aku tidak jatuh cinta padamu dengan keahlian menyanyimu yang luar biasa ini, Ryuto-kun?! Kamu sudah merampokku! Rampok, rampok, rampok!!

Sunday, April 24, 2022

Happy 5th Anniversary to Me and GENERATIONS

Lima tahun berlalu semenjak saya pertama kali ‘bertemu’ GENERATIONS from EXILE TRIBE. Membuat jejak tentang GENE tak lama kemudian. Jejak yang berisi perasaan awal mula saya bisa jatuh cinta pada grup ini. GENERATIONS I’m In Love. Lalu bagaimana perasaan saya pada mereka sekarang? Apakah masih sama seperti lima tahun yang lalu? Jawabannya.. YA! Tidak pernah sedikitpun perasaan saya berkurang untuk GENE. Saya tetap jatuh cinta dengan GENE sampai saat ini. Dan akan selalu seperti itu. Entah berapa kali saya mengatakannya, bahwa GENE begitu berarti untuk perjalanan hidup saya. GENE adalah “cahaya dalam gelap”. Jika saya meninggalkan “cahaya” tersebut, maka “kegelapan” akan mendatangi lagi. Dan tentu saja, saya tidak ingin hal itu terjadi. Maka memang sudah selayaknya saya terus menjadi penggemar GENE. Mengagumi seluruh karya GENE. Mendukung setiap karya itu. Baik bagi satu kesatuan grup ataupun masing-masing membernya. Saya tidak akan pernah meninggalkan GENE.


Happy 5th Anniversary to us, Cindy and GENERATIONS from EXILE TRIBE. Yakinku, ‘hubungan’ kita akan langgeng. Selama GENE masih mengibarkan sayapnya, selama itu pula aku akan selalu bersama GENE! Mari kita ukir kenangan yang lebih banyak dan indah di hari-hari, bulan serta tahun mendatang. :)
 


Big Love
Cindy
24 April 2022

Saturday, April 16, 2022

Fan Fiction: So Special

Fan Fiction: So Special
 
Title: So Special
Author: Harucin
Cast: Ryuto Kazuhara “GENERATIONS from EXILE TRIBE”
Genre: Music, Fan Fiction AU
Length: Oneshot Story


Sore ini terasa sangat berat bagi Kazuhara Ryuto. Bahkan sejak satu minggu ke belakang, hidupnya tak bisa tenang. Hanya satu alasan, mata pencaharian yang ia miliki akan segera terlepas dari genggaman beberapa jam lagi, jika.. dirinya tak mampu memenuhi permintaan sang bos. Meski usaha keras telah ia lakukan dalam kurun waktu tersebut, hasil yang diinginkan belum terwujud. Mungkin apabila gagal, dia bisa saja mencari pekerjaan baru. Namun sejujurnya, ia terlalu nyaman dengan apa yang dilakoni saat ini. Menggeluti pekerjaan yang sejalan dengan passion, tentunya siapa pun akan tetap mempertahankan hingga batas maksimal. Begitu juga dirinya. Apalagi dengan bayaran yang di atas ekspektasi.
 
“Kau adalah bagian dari orang yang sangat istimewa, Ryuto. Bisa mendapatkan penghasilan dari sesuatu yang kau sukai. Jangan sampai hal yang tak diinginkan terjadi!! Arghhh!!”
 
Menempuh perjalanan ke tempat ia bekerja cukup dengan berjalan kaki. Ketika langkahnya selama satu tahun ini selalu konsisten diiringi kepercayaan diri dan rasa bahagia, kini hal yang sama tidak terjadi lagi. Jelas saja, di pikirannya terus berputar tentang nasib pekerjaan dirinya yang dipertaruhkan. Tentang sulitnya untuk mengabulkan apa yang dipinta atasannya.
 
Sesaat setelah pria bertubuh cukup kekar ini sampai di tujuan yang dari arah depan saja sudah terlihat ramai karena akhir pekan, ia segera memasuki ruangan yang seperti biasanya dengan keadaan yang sama sekali tak bersemangat. Sang bos datang tak lama kemudian. Beliau takkan mengulur waktu lagi untuk ‘menagih hutang’ pada Ryuto.
 
“Bagaimana, Kazuhara?” pertanyaan yang arah tujuannya langsung dipahami oleh Ryuto.
 
Ryuto menggeleng.
 
“Hanya mencari satu orang saja, kau benar-benar tidak bisa?” bos tersebut seakan meremehkan.
 
“Bukan aku yang tidak bisa, tapi tak semudah itu untuk mendapat kecocokannya.” Ryuto coba memberi penjelasan. Sebenarnya ia sempat menemukan dua orang dalam batas waktu yang ditentukan ini. Tapi keduanya sama sekali bukan yang diinginkan.
 
Masih, sang bos belum mau mengerti, “Daripada kau harus kehilangan pekerjaan, lebih baik pilih yang mana?” tantangnya.
 
“Tolong mengertilah,” Ryuto meminta bosnya untuk bisa melihat dari sudut pandang dia sebagai si pelakon. “Jika aku melakukannya sendirian saja untuk ke depannya, itu masih bisa, kan?”
 
“Bisa saja, tapi tidak di tempat ini.” secara tersirat bos tersebut mengindikasikan bahwa Ryuto telah dipecat dari pekerjaannya.
 
“Tolonglah..” mohon Ryuto. Ia ingin berkompromi.
 
“Kau juga tahu kan jika cafe ini ditujukan untuk para pasangan. Jadi mana mungkin kau bisa melakukan pekerjaanmu sendirian? Itu tidak sesuai dengan landasan visi dan misi kami!” sang bos menegur dengan tegas. “Apa yang akan dipikirkan pengunjung nantinya? Sudah cukup kau bernyanyi sendirian selama satu minggu ini. Saya tidak bisa mengizinkanmu melakukan itu lagi.” pungkasnya.
 
Tak bisa dipungkiri, dari awal, Ryuto memang sudah tahu jika tempatnya bekerja ini adalah sebuah café yang dikhususkan untuk para pasangan. Oleh karena itu, pada setahun silam pun ia beserta ‘pasangannya’ yang sudah dikenal sejak lebih dari satu dekade mengajukan diri untuk berduet menjadi penyanyi di tempat tersebut. Sesuai dengan syarat wajib yang diberlakukan. Tapi sekarang.. Ryuto telah kehilangan ‘pasangannya’, maka tak ada pilihan lain selain ia mencari ‘pasangan’ baru, atau pekerjaannya akan melayang.
 
“Baiklah.. aku terima apapun keputusan anda, Yamashita-san..” akhirnya Ryuto pasrah. Menyerahkan seutuhnya nasib pekerjaan dia di sini pada sang bos yang nyatanya sudah mendapatkan tawaran dari ‘pasangan baru’ untuk menjadi penyanyi di café yang dikelolanya ini. Tapi karena sekarang adalah hari Sabtu, bos tersebut memutuskan untuk merekrut mereka pada hari Senin saja. Dan dengan kemurahan hatinya, ia memberi kesempatan terakhir kali pada Ryuto sampai esok tiba. Jika hasilnya tetap sama, maka ucapkanlah selamat tinggal pada tempat ini.
 
“Yasudah, sekarang bersiaplah untuk bernyanyi. Saya tidak meragukan kemampuanmu, tapi peraturan tetaplah peraturan. Patuhi itu!” camkan bos Yamashita. Ia pergi meninggalkan Ryuto yang masih berusaha mengumpulkan kekuatan lagi untuk menuju panggung.
 
Pekerjaannya telah selesai. Selepas dari café, Ryuto menepi dahulu di sebuah taman kecil sekitaran tempat tersebut. Ada cukup banyak orang di sana, namun Ryuto merasa kesepian. Apalagi semenjak ditinggal ‘pasangannya’.
 
Ia mengeluarkan ponsel. Memasuki folder galeri di mana banyak foto tersimpan di sana. Membuka penuh salahsatunya yang berisi potret dia sedang bernyanyi bersama seorang wanita. Menatap sendu, namun detik kemudian ia tersenyum.
 
“Aku ikut bahagia saat kau telah menemukan kebahagiaanmu. Tapi aku sangat sedih juga saat kau pergi dari sisiku.” ungkapnya. Layar ponsel tersebut kemudian ia geser. Kini tertampil wanita yang sama dengan mengenakan pakaian pengantin yang begitu anggunnya.
 
Ryuto meracau kembali, “Aku harus bagaimana, Karen-chan? Hanya kau yang sampai sekarang paling cocok untuk menjadi ‘pasanganku’. Tapi kau telah menikah dan meninggalkanku..” suaranya makin memelan sambil terus menatap layar ponsel. Keputusan 'pasangan' Ryuto tersebut untuk menikah menjadikannya harus melepas juga pekerjaan yang sedang ia jalani bersama pria ini. Karena akan sulit untuk membagi waktu, maka ia harus mengorbankannya. Dan Ryuto, tak bisa memaksa agar wanita itu tetap bersamanya walau ingin. Ia tak boleh egois meski hal ini membuatnya dilema akan nasib pekerjaan.
 
Merenung hampir satu jam, Ryuto pun memutuskan untuk pulang saja. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Masih belum ada jalan keluar yang ia temukan sampai saat ini. Besok adalah harapan terakhir, namun tak tampak sedikitpun keyakinan dari dirinya.
 
Lagi, langkah yang lesu menyertai kepulangannya. Di pinggiran jalanan yang terlihat masih lumayan ramai ini banyak raut keceriaan yang ia tangkap. Tapi itu sama sekali tak bisa tertular sedikitpun padanya akibat ketidaktenangan yang menghantui. Justru, wajah muram miliknya malah menampakkan sedikit keterkejutan kala melihat sebuah mobil yang ia kenal menepi di depan sana. Pengemudinya keluar, lalu mengecek pada bagian ban belakang.
 
“Itu kan Yamashita-san?” ucap Ryuto. Dari gerak-gerik yang ditunjukkan oleh pemilik nama yang disebutkan barusan, terdeteksi bahwa ada kebocoran pada salahsatu ban mobilnya.
 
Apa yang akan Ryuto lakukan? Sewajarnya, ia harus memberi pertolongan. Tapi karena kejadian tak mengenakkan beberapa saat lalu antara dirinya dan orang itu, membuat dia mengurungkan niat baik tersebut. Ryuto malas untuk berhubungan dulu dengannya. Alih-alih membantu, ia malah mundur perlahan dan berbalik menjauh darinya. Ia akan menempuh jalur lain agar tak bertemu sang bos.
 
“Maafkan aku, bos..” batinnya.
 
Jalur yang dilaluinya kini membuat jarak tempuh Ryuto untuk sampai ke rumah jadi lebih lama. Tidak apa-apa. Ini yang paling baik menurut kata hatinya.
 
Karena jarang sekali Ryuto melewati jalur ini, ia pun belum tahu apa saja ‘pemandangan’ yang akan menemani perjalanan pulangnya. Seperti yang ia lihat kini, di pinggiran jalan sebelah kanan terdapat cukup banyak orang berkerumun seperti sedang menyaksikan sesuatu. Lalu samar-samar terdengar suara instrumen musik dari gitar akustik yang tengah dimainkan. Jiwa musisinya tak dapat memungkiri, menjadikan dia terpengaruh untuk mendekati sumber tersebut. Coba menyusup kerumunan agar pandangannya tak terhalang. Tampak wujud seorang wanita berponi dan panjang rambutnya sebahu dengan alat musik petik itu di pangkuannya. Di bagian neck gitarnya, tertulis sebuah nama, “Rei”.
 
“Apakah itu namanya?” tebak Ryuto sembari matanya yang belum teralihkan dari sosok tersebut.
 
Suara nyanyian wanita itu kembali mengalun. Indah dan lembut. Membuat siapa saja yang mendengarnya takkan pernah mau beranjak sampai selesai. Ditambah kepiawaian dalam memetik gitar, menjadikan penampilan yang sedang ia tunjukkan semakin istimewa.
 
So special..” ungkap Ryuto. Ia takjub dengan apa yang kini tengah disaksikannya.
 
Semakin sosok wanita itu melantunkan melodi dengan merdu, semakin tersihir pula Ryuto oleh kekuatan suaranya. Berkarakter. Memiliki daya tarik yang besar. Dari orang-orang yang ditemuinya saat lalu, wanita inilah yang paling mempunyai keistimewaan sesuai kriteria Ryuto. Sosok yang ia cari selama satu minggu ini telah ada di hadapan.
 
Ikutsumo no deai ga atte
Sono naka demo, you were so special
Aku telah bertemu begitu banyak orang sebelumnya
Tapi bahkan di antara mereka, kau sangat istimewa
 
Terpana dan terpana. Lagi dan lagi. Reaksi yang sejatinya tampak dari Ryuto terus berulang seperti ini hingga wanita itu sampai di penghujung lagu yang dinyanyikannya. Ia tersenyum penuh makna. Untuk kekaguman yang sudah jelas patut diterima oleh sang wanita. Untuk nasibnya pula yang kemungkinan besar akan berubah menjadi baik sebentar lagi. Terbesit sedikit pertanyaan dalam benaknya, mengapa baru sekarang pertemuan ia dan wanita itu terjadi? Namun ini tak lepas dari campur tangan Tuhan dalam menggariskan takdir untuk setiap umatnya.
 
Naze bokura wa deattandarou
Unmei to iuna no hitsuzen nandarou
Aku bertanya-tanya mengapa kita bertemu
Aku ingin tahu apakah itu karena keniscayaan yang disebut takdir
 
Tepuk tangan membanjiri tempat Ryuto berada kini. Ditujukan hanya untuk satu-satunya wanita yang telah sukses memberikan penampilan istimewa. Dalam balutan kesederhanaan pakaian yang dikenakannya, terpancar kemewahan dari kemampuan bermusiknya.
 
Orang-orang di sekeliling memberikan wanita itu uang sukarela atas penampilannya. Yang mereka taruh di atas tempat gitar yang tergeletak di depannya. Tak segan, Ryuto pun ikut menyisihkan uangnya. Bahkan ia beranggapan bahwa wanita ini layak mendapatkan hasil lebih banyak. Itu akan terwujud tak lama lagi, jika kelak si wanita akan menyetujui untuk ikut bersamanya.
 
Harusnya, penampilan si penyanyi berakhir sampai sini, dan Ryuto akan segera mengajaknya berkomunikasi untuk memberi ‘tawaran’. Namun ada sepasang pria dan wanita yang kira-kira berusia 40 tahun telah mendahului niatnya.
 
“Ah!” sesal Ryuto.
 
Pasangan itu berkenalan sejenak dan diketahui bahwa mereka adalah suami istri. Nama sang suami terlintas pada pendengaran Ryuto. Akira, sebutnya. Dan diketahui pula bahwa penyanyi tersebut memanglah bernama Rei, sama dengan nama yang tertangkap oleh mata Ryuto sebelumnya. Mereka mengajukan permohonan agar Rei bersedia memberikan penampilannya sekali lagi dengan menyanyikan sebuah lagu yang mereka request. Dan mereka akan memberi bayaran sepadan untuk itu.
 
“Bisakah kau menyanyikannya, kami mohon.” pinta sang suami.
 
Istrinya mengikuti, “Ini adalah hari spesial kami, dan lagu itu adalah lagu yang paling kami sukai..” jelasnya.
 
Rei kebingungan. Ia tak keberatan untuk bernyanyi sekali lagi, namun lagu yang dipinta itu mustahil ia nyanyikan sendirian. Karena lagu tersebut merupakan lagu duet, antara pria dan wanita. Lagu hits milik Atsushi dari EXILE yang dinyanyikan bersama seorang penyanyi wanita bernama AI dengan judul “So Special”. Lagu cinta yang amat romantis sehingga memang cocok sekali untuk menjadi soundtrack bagi para pasangan. Percaya pada pertemuan takdir yang seolah-olah bagai keajaiban teristimewa di dalam hidup.
 
“Tapi bagaimana bisa aku melakukannya sendiri, Tuan Akira?” ucap Rei yang merasa tak enak hati tapi ia pun tak tahu harus berbuat apa. Sementara pasangan ini masih penuh harap.
 
Mengetahui peristiwa tersebut, sebuah ide muncul tiba-tiba dari Ryuto yang berjarak sekitar 5 meter dari ketiganya.
 
Ima anata ga koko ni iru koto~
Ima kimi to deaeta koto~
 
Lirik dari bagian chorus sang lagu terdengar mengalun lembut. Suara seorang pria mengalihkan atensi dari tiga orang ini. Begitupun pada manusia-manusia yang masih menetap di sana. Ia berjalan mendekat. Dengan irama nada yang sedikit diperlambat, pemilik suara itu yang tak lain adalah Ryuto seakan memberi isyarat mengajak Rei untuk ikut bernyanyi melengkapi lirik selanjutnya.
 
Kitto aishi au tame no suteki na Destiny~
Ai wo tada dakishimete~
 
Meski merasa heran, Rei tak dapat berdiam diri dalam menanggapi ajakan Ryuto. Alhasil ia ikut menggabungkan suaranya, dan membuat lagu ini memungkinkan untuk ia nyanyikan sekarang juga. Terpancar kebahagiaan dari paras pasangan suami istri itu.
 
“Kami akan menyanyikannya.” ucap Ryuto ramah pada mereka. Dan Rei setuju walau ia belum tahu siapa, dari mana dan apapun itu mengenai orang di sampingnya. Yang terpenting, fokusnya kini adalah menyenangkan hati penontonnya.
 
“Apa kau siap?” Ryuto bertanya pada Rei.
 
“Ya.” balasnya singkat.
 
“Bagi penyanyi, tidak ada yang tidak tahu tentang lagu hits ini.” ungkap Ryuto.
 
“Benar sekali! Mari kita menyanyikannya dengan baik.” Rei menanggapi dengan antusias. Percakapan awal keduanya dimulai dengan cara yang tidak biasa.
 
Gitar beralih pada Ryuto. Kedua penyanyi ini bernyanyi dalam keadaan berdiri. Stand mic yang asalnya dipakai oleh Rei sekarang berpindah pula pada Ryuto. Dan ia akan memegang si mikrofon dalam genggaman tangannya.
 
Musik intro mulai dimainkan. Semua pasang mata menyaksikan dua orang yang siap memberikan pertunjukkannya..
 
(mari kita membayangkan kembali video Ryuto dan Rei sedang menyanyikan lagu ini sampai selesai. Mau sambil ditonton videonya? Boleh bangeeett!! :D)
 
Suara sang pria terdengar amat merdu. Dalam ke-powerful-an yang dimilikinya, tersimpan kelembutan pula yang mampu membuat hati pendengarnya merasa dilingkupi ketenangan. Dipadukan dengan suara dari sang wanita yang sudah tak diragukan lagi, lagu cinta ini berhasil tersampaikan dengan sempurna! Terutama pada sepasang suami istri itu. Kepuasan terlukis jelas dari wajah. Cinta yang mereka miliki semakin bermekaran menyaingi bunga sakura yang tengah mekar di musim semi ini.
 
Banjir tepuk tangan didapat lagi oleh Rei, yang kini tertuju juga untuk Ryuto. Mereka saling melemparkan senyum dan memberi tanda hormat pada masing-masing. Tak lupa pula ucapan terimakasih khusus datang dari suami istri yang telah menyatukan mereka dalam penampilan lagu yang dipintanya. Dan janji yang mereka ikat tadi, telah terpenuhi juga.
 
Ryuto belum beranjak dari samping Rei. Ia sedikit menyerongkan tubuh agar bisa berhadapan dengannya. Lalu niat yang sedari tadi masih terpendam akhirnya bisa dia utarakan. “Aku benar-benar telah menemukan orang yang tepat. Bahkan di keramaian seperti ini.”
 
“Apa maksudmu?” Rei tidak memahami ucapan pria ini.
 
“Maukah kau menjadi ‘pasanganku’?” ungkap Ryuto serius.
 
“Eh?!” kaget Rei. Matanya menatap tak percaya.
 
“Untuk hal yang begitu istimewa, kau pantas jadi yang ter-istimewa.” pungkas Ryuto.
 
Keduanya mematung saling berpandangan. Tergurat senyum tipis dari bibir Ryuto. Sementara para penonton masih memadati tempat mereka berada seolah menjadi saksi dari perbincangan ini.
 
Ano toki moshi surechigatte
Hitogomi ni magiretatte
Kitto deaeta hazu date I believe
Kono hoshi ga hajimatta kiseki no youni
Bahkan jika kita akhirnya melewati satu sama lain saat itu
Dan tersesat di keramaian
Aku yakin kita bisa bertemu, aku percaya
Seolah-olah planet ini telah memulai keajaiban
 
 
-TAMAT-