find me on:

Saturday, August 18, 2018

Fan Fiction: Story (5)


Part 5: Let Me Fly
(Nakatsuka Yuta, Kazuhara Ryuto)

"Hisashiburi Mi-chan.." ucap Yuta-kun memulai percakapan.

"Hisashiburi.." balasku.

"Mengejutkan sekali.. Sejak kapan kamu ke sini?" tanya dia lagi.

"Dua tahun lalu. Aku dapat pekerjaan di sini." balasku lagi.

"Souka.. eee.. anoo,..ahh, rasanya jadi kaku gini.." ucap dia sambil menggaruk kepala.

"Hai.. aku rasa begitu.." balasku.

"Mi-chan temannya Ryuto-kun?" Yuta-kun mencari topik pembicaraan.

"Kazuhara-san awalnya teman adikku sih, tapi aku pun berteman dengannya sekarang." jawabku.

"Taishi-kun? dia udah sebesar apa sekarang?" tanyanya lagi.

"Hai.. Yuta-kun masih ingat dia? Sekarang adikku ada di tingkat dua universitas." balasku.

"Aku ingat walau baru ketemu satu kali. Tapi kayaknya dia yang udah gak ingat sama aku." ucapnya tertawa kecil.

"Ya ya ya.. Aku rasa dia emang udah gak ingat sama Yuta-kun" balasku dengan tawa juga.

"Ah! Mi-chan juga kenal Ryota?" tanya dia penasaran.

"Katayose-kun? Hai.. dia teman SD ku.." jawabku.

"Hanya teman aja kah?" tanyanya lagi makin penasaran. Aku tetap mengangguk-angguk menjawab iya.

"Ini kenapa sih, waktu itu Katayose-kun gak percaya kalo Yuta-kun temen sekolah gue, sekarang juga sebaliknya.." Batinku. Kemudian Kazuhara-san keluar dari dapur. Tapi dia malah bergegas pamit untuk pergi ke minimarket membeli bahan yang kurang dan memintaku bersabar menunggu sedikit lama. Sekarang hanya ada aku dan Yuta-kun di sini. Suasana kembali kaku saat dia mengucap satu kata,

"Gomen ne Mi-chan.." ucapnya serius menatapku. Aku mengerti apa maksudnya..

**
-Flashback-

Tahun 2009

Aku sering melihat pria itu ada di sekitaran halaman belakang sekolah dekat kelasku di separuh jam istirahat. Setiap hari. Teman-teman pun menyadarinya. Dia adalah anak tingkat dua di sekolah yang berarti senpaiku. Saat aku dan teman-teman beberapa kali lewat di depannya, dia selalu tersenyum padaku kemudian pergi. Satu hari, karena saking penasaran aku pun memberanikan diri bertanya padanya.

"Sumimasen.. apa yang sedang senpai lakukan di sini? Aku sering melihatmu.." tanyaku.

"Aku.. aku.. menunggu seseorang." jawabnya.

"Siapa? Mungkin aku kenal. Nanti akan aku sampaikan padanya." tanyaku lagi.

"Ano.. ano.. Aku.. menunggumu. Aku ingin berkenalan denganmu.." jawabnya malu-malu.

"Eh? Aku? Eh?" aku pun kebingungan.

"Hai.. Aku ingin berteman denganmu. Bolehkah?" tanyanya.

"Boleh sih.. Watashi wa Moriyama Midori desu.." jawabku merasa aneh dan mulai memperkenalkan diri.

"Boku wa Nakatsuka Yuta desu.." balasnya.

"Apa selama ini senpai ada di sini cuman buat nunggu aku?" tanyaku. Dia mengangguk sambil tertunduk.

"Eeehh? Uso?" ucapku lagi .

"Uso janai.." balasnya.

"Eee.. Bagaimana kalau kita mengobrol di kantin saja? Aku sudah lapar.." ajakku.

"Tidak usah. Aku akan kembali lagi ke kelas. Terima kasih Moriyama-san karena telah mau menjadi temanku." ucapnya kemudian berlari pergi.

"Aneh banget sih tuh orang. Bikin gue bingung aja.." keluhku.

Waktu berlalu, dia jadi sering menungguku di depan pintu kelas dan mengajak makan bersama. Dia orang yang tak banyak bicara. Tapi perhatiannya padaku tak seperti teman biasa. Dia juga mampu menghiburku yang suntuk akan pelajaran. Candaannya yang garing dan tidak jelas malah bisa membuat pikiranku segar kembali. Aku rasa dia menyukaiku. Aku pun ingin mengenalnya lebih jauh. Hari demi hari kami semakin dekat dan mulai pergi keluar bersama. Tepat di ketiga kalinya kami pergi bersama, dia menyatakan perasaannya padaku.

"Moriyama-san.. Aku menyukaimu. Maukah kamu jadi pacarku?" tanyanya.

"Hai.." kku menjawab diikuti dengan senyuman.

"Bolehkah aku memanggilmu Mi-chan, kayak teman-temanmu?" tanyanya.

"Boleh kok,, hmmm kalo gitu aku akan memanggilmu Yupi." ucapku. Kami tersenyum berpandangan satu sama lain. Lalu dia mendaratkan ciuman dengan lembut di bibirku pada saat itu juga. Yupi bukan cinta pertamaku, namun dia lah pemilik ciuman pertamaku.

Kini kami menjadi sepasang kekasih. Kisah masa sekolahku bertambah indah dengan kehadiran Yupi di hidupku. Melukiskan kedamaian di hari-hariku. Dia sangat mencintai dance. Sebelum kami saling kenal pun dia sudah ikut sekolah tari. Seringkali dia menunjukkan keahliannya di depanku. Dibalik sifatnya yang pemalu, dia bisa mengekspresikan diri dalam tarian. Dia bilang ingin menjadi profesional, namun tak akan melupakan pendidikan. Aku sangat mendukung keinginannya itu. Dia juga menyukai binatang. Selama dua kali dalam sebulan kami berkencan ke kebun binatang. Tapi dia tak pernah mengajakku untuk pergi ke toko hewan peliharaan, karena dia tahu aku memiliki satu musuh besar di sana. Lalu apa yang aku suka? Yang aku suka adalah dirinya. Yupi memiliki hati yang tulus dan lembut hingga aku merasa beruntung bisa disayangi olehnya. Kejujurannya juga membuat kepercayaan diantara kami menguat. Kesabaran dia dalam menghadapi kemarahanku sulit ditemukan dalam diri pria manapun. Apa aku bisa menemukan pria selain dia yang akan meminta maaf duluan meskipun tidak bersalah? Dia teramat baik dan kadang aku berpikir bahwa akulah yang tak pantas bersamanya. Aku tak bisa memberi timbal balik yang sama padanya. Tapi aku menyayangi dia. Maka dari itu, aku akan terus berusaha menjaga hubungan ini.

Dua tahun berlalu. Asam manis percintaan anak muda kami lalui bersama. Kini Yupi menunggu kelulusannya dan aku akan berada di tingkat akhir sekolah. Setahun lalu kami berjanji akan pergi ke Universitas yang sama setelah lulus. Tapi kini, dia mengubah pikirannya.

"Ano Mi-chan.. aku gak akan pergi ke Universitas. Maaf.." ucapnya.

"Nande? Bukankah kamu udah janji? Terus apa yang akan Yupi lakukan?" tanyaku.

"Kamu tau kan aku sangat mencintai dance, dan sekarang waktu yang tepat buat mewujudkan itu." jawabnya.

"Jadi maksudmu?" tanyaku lagi.

"Aku bakal ke Tokyo.. mewujudkan mimpiku." ungkapnya. Jawabannya membuat aku berpikir liar.

"Yupi akan meninggalkanku? Kamu udah gak menyayangiku lagi?" tanyaku meninggi.

"Bukan begitu.. kita masih bisa bertemu. Semuanya bakal baik-baik aja.." jawabnya menenangkanku.

"Aku gak bisa.. aku gak mau.." jawabku lagi yang kini mulai mengeluarkan air mata.

"Jangan menangis Mi-chan.." ucapnya.

"Kamu menyuruhku jangan menangis sedangkan kamu lah yang membuatku menangis!" bentakku.

"Aku mohon mengertilah Mi-chan.." ucapnya.

"Tapi gak semudah itu.. Pertama, kamu sudah mengingkari janji. Kedua, bukankah kamu bilang akan tetap ada di sini bersamaku?" kesalku.

"Kita masih bisa bersama Mi-chan.. Gak akan terjadi apa-apa sama hubungan kita." jelasnya.

"Kamu yakin akan menjadi sukses dengan mimpimu ini?" tanyaku menantang.

"Aku yakin.. makanya.. dukung aku kali ini.." ucapnya. Aku tetap menggeleng-geleng kepala.

"Baiklah! Mulai sekarang, pikirkan saja dirimu sendiri. Jangan pedulikan aku. Jangan pernah temui aku lagi!" bentakku padanya dan kemudian pergi meninggalkan dia.

Sejak saat itu sampai dia benar-benar lulus dan meninggalkan sekolah, kami sudah tak berkomunikasi lagi. Walau dia terus-menerus menghubungiku, aku lah yang tak mau lagi berhubungan dengannya. Dia tetap tak mau mengubah pikirannya, maka akupun juga tak akan mengubah pikiranku. Tak ada kata putus terucap diantara kami. Namun jalinan cinta ini memang tak bisa dipertahankan lagi. Sampai pesan terakhir yang dia kirimkan padaku, "Hari ini aku pergi ke Tokyo. Mungkin kamu akan selamanya membenciku, tapi aku berharap kamu bisa berdoa untuk mimpiku..". Pesan terakhirnya yang membuatku sulit menghentikan air mata. Kebimbangan yang kurasakan memberatkan pada keegoisanku, hingga hubungan kita lah yang menjadi korbannya.

-Flashback end-
**

"Jangan meminta maaf.." jawabku tertunduk.

"Aku telah mengecewakanmu. Gomen.." ucapnya lagi. Teringat kembali olehku memori yang menyakitkan itu. Sambil tetap tertunduk aku tak kuasa menahan sesak di dada. Dan air mata keluar membasahi pipiku lagi untuk yang kedua kalinya di tempat ini.

"Jangan meminta maaf.. Aku yang salah.." ucapku lagi yang makin merasa bersalah saat dia terus meminta maaf atas kesalahan fatal yang justru aku lakukan. Lalu kedua tangannya menggapai punggungku. Memberikan pelukannya padaku setelah tujuh tahun berlalu. Walau perasaanku sudah tak sama, tapi aku masih bisa merasakan kehangatan itu.

"Mi-chan.. Aku ingin kamu tak membenciku lagi. Sekarang kita bisa mulai semuanya dari awal." ucapnya yang masih memelukku.

"Hai.. Aku juga gak mau hubungan kita selamanya buruk. Mari lupakan yang terjadi saat dulu.." jawabku.

Dia melepas pelukannya. Kami sepakat memulai lagi hubungan yang baik sebagai teman. Kami sudah sama-sama dewasa dan tak perlu menyimpan kekesalan serta penyesalan masa lalu lagi. Sekarang segala tentang aku dan Yuta-kun telah terselesaikan, tanpa terencana. Pertemuanku dengannya pun sama sekali tak ada bayangan. Inilah takdir yang telah Tuhan tulis. Tempat ini menjadi saksi dari berakhirnya masa laluku.

"Sudah hapus air matamu.. Jangan cengeng lagi Mi-chan.." ucapnya sambil menenangkanku. Saat itu perut ini bersuara lagi dan dia menertawaiku. Suasana kembali membaik. Dia membawakanku air untuk mengganjal perut dulu walau itu tak berpengaruh. Kazuhara-san yang dari luar pun kembali.

"Loh kenapa pintunya kebuka setengah? Kalian habis keluar?" tanyanya pada kami berdua.

"Dari tadi kita ada di sini kok nungguin lo." jawab Yuta-kun. Aku mengangguk.

"Apa gue yang lupa nutup ya?" gumamnya.

"Mungkin saja. Karena aku dan Yuta-kun memang gak keluar dan gak ada yang datang juga ke sini." jawabku meyakinkan.

"Baiklah.." jawabnya ke arahku. Saat melihat mataku yang sembab, dia bertanya lagi,

"Midori-san? Kau menangis lagi? Temen gue lo apain Yuta-kun?" ucapnya meninggi

"Gak gue apa-apain! Beneran!! Dia juga kan temen gue.." jawab Yuta-kun tegang

"Tadi.. tanganku terbentur saat di toilet, itu menyakitkan.." jawabku mengelak

"Coba aku lihat tangannya.." dia mengecek tanganku dan bilang ini baik-baik saja. Yuta-kun hanya memperhatikan gerak-gerik temannya itu tanpa berkata apapun. Sekitar 15 menit berlalu, Kazuhara-san selesai membuat makanan dan kami bertiga makan bersama. Dia menaruh beberapa sayuran di masakannya, tapi aku tak bisa memakan itu. Aku tak menyukainya.

"Apa sayurannya gak enak?" tanya Kazuhara-san padaku.

"Mi-chan gak suka itu Ryuto-kun.." jawab Yuta-kun. Aku mengangguk.

"Makanlah.. Ini sehat untukmu.." paksanya.

"Gak mau! Kau saja yang makan sendiri.." aku mulai kesal.

"Ayok makan! Aaaaaa.. kalau gak mau, berarti Midori-san gak menghargai masakanku! Cepat makan.." paksanya lagi yang kini akan menyuapkan sayuran itu padaku. Rasanya aku seperti tersihir oleh Kazuhara-san dan menuruti apa yang dikatakannya. Aku terima lah suapan dari dia dan dia pun tersenyum.

"Heeee? Beneran dimakan?" ucap Yuta-kun terkejut.

"Enak kan?" tanyanya.

"Hai.." aku menjawab pelan. Sebenarnya aku tak merasakan dengan jelas bagaimana rasanya, tapi entah kenapa mulutku berkata demikian.

"Yasudah, habiskan makanannya. Setelah itu, kau pulang dan istirahat.." suruhnya.

"Kazuhara-san mengusirku?!" responku sewot.

"Iie.. Apa kau mau tidur di sini saja? Bersamaku?" candanya.

"Baaaakaaa!!" balasku. Yuta-kun hanya menopang dagu sambil tertawa-tawa saja melihat tingkahku dan Kazuhara-san.

"Mi-chan udah punya pacar kah?" tanya Yuta-kun disela perdebatan aku dan Kazuhara-san.

"Ahh itu.. aku masih senang sendiri. Kalau Yuta-kun?" balasku.

"Pacarku ada dua sekarang.." jawabnya.

"Uso!! Aku tau kamu bukan orang yang seperti itu.." ucapku.

"Kamu lihat! Ini pacarku.." Yuta-kun mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sebuah foto berisi dua ekor landak padaku.

"Ahhh kawaiiii.. Yuta-kun pasti sangat bahagia dengan kedua pacarmu ini hahaha.." tawaku.

"Ehmm ehmm.." Kazuhara-san memotong obrolan aku dan Yuta-kun.

"Yaudah kita lanjut makan lagi Mi-chan.." Ucap Yuta-kun sambil melirik curiga ke arah Kazuhara-san.

Pukul 11 malam, sampai juga di kamarku tercinta! Sebelumnya aku melihat dulu keadaan Taishi dan syukurlah.. dia sudah merasa baikan. Sekarang perutku sudah kenyang dan waktunya tidur. Sudah terlalu malam untukku mandi. Jadi, aku membatalkannya. Tak apalah. Sekali ini saja. Sebelum menutup mata aku mengecek ponsel sebentar dan ada dua buah pesan disana.

-Yuta-kun-
"Mi-chan, aku senang melihatmu dengan Ryuto-kun.. Berbahagialah.."

-Kazuhara-san-
"Oyasuminasai Midori-san.."

Kedua pesan itu mengguratkan senyuman di bibirku. Aku yang kini telah benar-benar berdamai dengan masa lalu bisa menjalani 'kehidupan baru' dengan mantap. Memang sih aku telah lama menghilangkan dia dari hidupku, tapi sekarang aku merasa lebih plong telah menuntaskannya. Dia akan tetap menjadi kenangan yang indah bagiku. Aku berharap Yuta-kun bisa mendapatkan wanita yang lebih baik daripada aku. Dan untuk pesan yang kedua, ini pertama kalinya dia mengirimiku pesan selama kita kenal. Perasaan tak menyangka dan senang bercampur dihatiku. Aku yakin dia sudah tak bersikap dingin lagi padaku. Aaahhh aku ingin bermimpi indah malam ini!

-bersambung-

Friday, August 17, 2018

Fan Fiction: Story (4)

Part 1: I Remember
Part 2: Echo
Part 3: Fallin

Part 4: Burning Up
(all members)

Aku tertunduk sambil mengusap-ngusap kening.

"Mi-chan? Ada apa?" tanya Katayose-kun.

"Iie. Aku baik-baik aja.." jawabku setengah ragu.

"Kamu jadi aneh setelah lihat Yuta-kun.." curiga Katayose-kun. Sebelum aku menjawab, suara muncul dari dalam tasku,

~teng nong~ (suara pesan line ponselku)

"Tunggu sebentar.." ucapku mengeluarkan ponsel.

---------
-Taishi-
Nee-chan di mana? Aku lupa bawa kunci nih, sekarang aku sama Kazuhara-san nunggu di depan apartemen. Cepat pulang, Kazuhara-san mau bawa barang-barangnya!
---------

"Sumimasen.. sepertinya aku harus pulang sekarang.." ucapku pada mereka berdua.

"Apa ada masalah Mi-chan?" tanya Katayose-kun.

"Adikku lupa bawa kunci apartemen.. Sekarang dia lagi nunggu di sana." jawabku.

"Oke.. aku antar.." ucapnya.

Aku dan Katayose-kun berpamitan pada Komori-san. Kemudian menuju ke apartemenku yang memakan waktu sekitar 20 menit selama perjalanannya.

Sampai di sana, Katayose-kun kuajak dulu untuk masuk ke apartemen. Taishi dan Kazuhara-san pun sedang menunggu.

"Kamu ngerepotin banget sih! Masa sampe lupa bawa kunci? Terus Asuka mana?" kesalku pada Taishi.

"Namanya juga lupa.. Lagian kan kita pergi bareng, pastinya bakal pulang bareng juga, ehh Nee-chan malah asyik sendirian.. Asuka-san udah diantar pulang duluan tadi." balas adikku.

"Gomennasai.. semua karena kesalahanku yang tiba-tiba mengajak Mi-chan pergi." ucap Katayose-kun.

"Hai hai santai aja.. Katayose-san dan Nee-chan darimana? Kayaknya kalian bersenang-senang?" tanya Taishi.

"RAHASIA!! Ayok pada masuk dulu, jangan ngobrol di sini.." timpalku.

Aku dan Katayose-kun duduk di ruang tengah sedangkan Kazuhara-san masuk ke kamar ditemani adikku untuk mengambil barang-barangnya.

"Mi-chan.. Kamu belum jawab pertanyaanku tadi. Wajahmu aneh setelah lihat Yuta-kun. Apa benar dia cuman teman sekolahmu?" tanya Katayose-kun.

"Ehh?? Benar.." jawabku pelan.

"Hontou ni? Bisa kebetulan gitu.." tanyanya lagi. Kemudian dia pindah duduk ke sampingku. Perlahan wajahnya mendekat ke arahku dengan tatapan tajam.

"HONTOU NI?" tanyanya lagi serius, bersamaan dengan Kazuhara-san serta Taishi keluar dari kamar dan melihat keadaan kami saat itu.

"Wooaaaa!!" teriak Taishi. Aku dan Katayose-kun segera mengubah posisi seperti semula.

"Lebih baik kalian lakukan 'itu' saat gak ada siapa-siapa, atau di tempat pribadi!" ucap Kazuhara-san.

"Ini tidak seperti yang kalian lihat!" jawabku.

"Ryuto-kun marah?" tanya Katayose-kun.

"Iie.. Gue gak berhak marah lah.." jawabnya mengelak.

"Souka souka.. Terus lo mau kemana sekarang?" tanya lagi Katayose-kun yang melihat Kazuhara-san membawa tas besarnya.

"Ke tempat Hayato." jawabnya singkat.

"Gue juga mau langsung ke sana sih, yaudah bareng lah." ajak Katayose-kun.

Mereka berdua lalu menuju rumah Komori-san untuk berkumpul dengan semua member.

**
-Point of View GENERATIONS-

Ryota dan Ryuto menuju ke tempat Hayato.

"Ryuto-kun suka sama Mi-chan?" tanya Ryota langsung pada inti.

"Hah? Kenapa tiba-tiba nanya gitu?" jawab Ryuto.

"Gue pengen tau aja sih.." balas Ryota tenang.

"Gak mungkin lah, gue baru kenal dia kemaren masa bisa langsung suka." Ryuto menyangkal.

"Yakin? Kalo gue yang suka sama dia menurut lo gimana?" tanya lagi Ryota.

"Ehh?" jawab Ryuto kaget.

"Yaaa gue juga baru ketemu dia lagi sekarang. Tapi gue udah kenal dia selama 6 tahun. Gak ada perubahan besar yang terjadi sama dia, dan gue nyaman saat barengan dia." jelas Ryota.

"Terserah lo sih.. Bukan urusan gue!" jawab Ryuto meninggi.

"Hai hai hai... Nge-gas aja sih lo. Santai aja kali.." balas Ryota yang semakin menaruh kecurigaan pada Ryuto setelah mendengar jawabannya itu.

Mereka pun sampai di tempat Hayato. Di sana telah ada Alan, Yuta dan Reo. Tinggal Mandy yang belum terlihat batang hidungnya. Anak-anak GENERATIONS ini berkumpul santai saat ada kesempatan untuk bisa bersama. Tak ada hal spesifik yang dibahas. Mengobrol tentang pekerjaan, kesibukan pribadi, rencana liburan sampai berbagai hal lainnya. Bercanda gurau, bermain game pula menghabiskan waktu di hari itu. Lalu tiba lah si member tertua yang datang terlambat,

"Gomen gomen gue telat.. Pacar gue tadi minta ditemenin dulu." ucap Mandy.

"Pacaran mulu sih Men-san! Gak setia kawan lo!!" balas Reo kesal.

"Hahaha lo sih malah putus sama Yumi-san.." jawab Mandy menyebut nama mantan pacarnya Reo.

"Huhu kasian banget adik kecil kita.." goda Alan si leader diikuti member yang lain.

"Urusai!! Gue sikat lo pada satu-satu!" bentak Reo. Semuanya pun hanya membalas dengan tawa.

"Ah! Mandy-san! Gue tadi ketemu temen sekolah yang juga sekelas sama pacarmu. Katanya dia pengen ketemu Angel sih.." ucap Ryota menyela.

"Dare desu ka? Cewek kan? Lo tinggal langsung kasih tau Angel aja lah.." jawab Mandy.

"Hooh cewek.. Hmm gue sih pengennya kita ketemu berempat.. Men-san dan Angel terus gue sama dia.. Makanya gue bilang dulu sama Men-san buat cari waktu yang pas.." ucap Ryota.

"Eh? Lo ngajak double date?" tanya Mandy. Ryota hanya menjawab dengan mengangkat alisnya sambil senyum-senyum.

"Wooo wooo wooo ada yang lagi jatuh cinta nih!!" semangat Hayato. Sekarang giliran Ryota yang digodai oleh semua member.

"Cantik gak cantik gak? Siapa namanya?" tanya Alan.

"Manis sih.. Moriyama Midori-san.. Ya kan Ryota-kun?" jawab Hayato. Yuta yang dari tadi paling senyap seperti biasanya dan hanya terus menikmati cemilan tiba-tiba tersedak setelah mendengar nama itu.

"Midori?" tanya Yuta dengan keras.

"Hai.. Ahh dia juga bilang kalo kenal sama Yuta-kun,, kalian teman sekolah kan?" ucap lagi Hayato teringat perkataan wanita itu tadi siang.

"Ahh iya iya.. Gue-- gue punya teman sekolah yang namanya sama pas masih di Osaka dulu.." balas Yuta yang pandangannya kabur kesana kemari.

"Apa itu Mi-chan kah? Kenapa dia bisa ada di Tokyo? Terus ada hubungan apa sama Ryota?" batin Yuta.

"Kok lo kenal sama dia Hayato?" tanya Alan.

"Tadi siang kan dia ke sini bareng Ryota-kun buat nganter kucing gue.." jawabnya.

"Ryuto-kun juga kenal dia tuh.." ucap Ryota dengan lirikan misterius pada Ryuto.

"Hai.. dia kakaknya temen fitnes gue.." jawab Ryuto cuek. Yuta hanya terus melihat saja ke arah dua vokalisnya ini sambil terus menerka apakah perempuan itu benar 'dia'.

"Hmm gue jadi penasaran pengen ketemu orangnya.." ucap Alan.

"Oh iya! Alan-kun! Temannya Mi-chan penggemar GENERATIONS, dia ngefans tuh sama lo! Pas ketemu gue aja heboh banget, gimana nanti kalo ketemu lo!!" ucap Ryota pada si pemimpin grup ini.

"Waawww! Serius? Dia mengidolakan orang yang tepat!!" balas Alan dengan gaya sok cool.

"Gebet aja der, gebettt.." pancing Hayato.

"Lo gak bakal cemburu kalo ntar gue punya pacar? Gue kan pasangan lo hahaha"  tanya Alan pada Hayato.

"Heeee!! Pasangan MC iyaa, tapi amit-amit kalo jadi pasangan hidup. Selera gue cewek cantik, bukan cowok ganteng kayak lo! Hueekk.." jawab Hayato menyudutkan Alan.

"Kau jahat! Huh.." balas lagi Alan sambil memukul-mukul manja Hayato yang tepat duduk di sampingnya dan Hayato pun malah ikut-ikutan memukul manja balik Alan.

"Wooii udah lah jangan ngomongin cinta mulu! Kesel gue dengerinnya. Mending pulang aja nih!!" teriak Reo.

"Iyalah gue juga pulang kalo yang diomongin itu-itu terus!" lanjut Ryuto yang hatinya memanas semenjak Ryota menceritakan tentang wanita itu.

"Hai hai hai hai.. Yaudah kita minum lagi.. Yookk Kanpaaiii." Ucap Alan mendamaikan suasana.

-Point of View GENERATIONS end-
**

Aku merebahkan badan di tempat tidur tercinta. Lelah sekali hari ini. Diikuti pula dengan hal yang membuatku terkejut beberapa kali. Semua terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan. Aku senang bisa bertemu lagi dengan teman lama, namun pertemuanku dengan dia membawaku untuk teringat lagi dengan seseorang di masa laluku. Aku sungguh tak ingin bertemu lagi dengan masa lalu itu. Kumohon Tuhan. Semua terjadi berawal saat aku mengenal Kazuhara-san. Kalau saja adikku bukan temannya. Kalau saja dia tak mengenalkan aku dengannya. Menyesal? Ada iya, ada tidak. Namun percuma, ibarat peribahasa nasi telah menjadi bubur. Aku bukan doraemon yang memiliki mesin waktu untuk bisa kembali. Haaaahhh memusingkan! Lebih baik aku tidur saja!

Hari-hari berlalu semenjak itu. Berganti minggu hingga bulan. Aku melakukan aktivitas seperti biasanya. Kini aku dan Katayose-kun jadi sering berkomunikasi walau hanya sebatas menanyakan kabar. Kadang dia juga menggodaku, tapi aku menganggap itu hanya candaan saja. Ya, wajar. Pikirku. Kami belum bertemu lagi sejak terakhir dia datang ke tempatku tiga minggu lalu. Walau dia sering berkata, "Mi-chan, aku ingin bertemu..", tapi kesibukan seorang artis dan orang biasa itu amat jauh berbeda. Apalagi dia juga punya jadwal sendiri yang tak kalah padat diluar grupnya. Aku bisa mengerti dan terus memberi semangat padanya. Di sisi lain, sesekali Kazuhara-san masih suka menginap di tempatku. Bahkan bergantian, ada saatnya Taishi yang menginap di tempat dia. Namun aku rasa ada yang aneh dengan Kazuhara-san sekarang. Sikapnya jadi dingin di hadapanku. Dia hanya berbicara seperlunya padaku tapi tetap tampak biasa saat dengan Taishi. Mungkinkah aku punya salah? Tapi aku sungkan untuk menanyakannya. Makanya, aku abaikan saja walau sebenarnya itu membuatku tak tenang.

**

Minggu ini aku bisa bertemu dengan Katayose-kun yang sekaligus menepati janjinya untuk mempertemukanku dengan Angel. Dia berkata bahwa Mandy-san juga akan ikut. Aku penasaran bagaimana Angel sekarang, dan bagaimana pula Mandy-san yang disebut-sebut seperti gorila itu. Hahaha. Sore tiba, Katayose-kun menjemputku dan kami pergi bersama ke tempat yang sudah dijanjikan. Setelah sampai, kami melihat Angel dan Mandy-san telah menunggu di sana.

"Konnichiwa.." ucapku pada mereka berdua yang sudah duduk membelakangi kami.

"Konnichiwa.. Ini Mi-chan?" jawab Angel menoleh.

Aku mengangguk. Kemudian Angel berdiri menghampiriku dan kami saling berpelukan berteriak kesenangan layaknya orang yang telah lama tak berjumpa. Apalagi sesama wanita. Salah satu teman terdekatku saat masa kecil selain Katayose-kun telah ada di hadapanku. Tetap tak banyak perubahan pada Angel, dia masih bertahan dengan rambut keriting dan tubuh mungilnya. Lalu aku dan Mandy-san pun saling memperkenalkan diri.

Kami pergi jalan-jalan bersama di hari yang cerah ini. Angel dan Mandy-san saling bergandengan tangan mesra sedangkan aku dan Katayose-kun hanya jalan berdampingan saja. Badan Mandy-san yang besar cocok sekali untuk melindungi tubuh Angel. Aku jadi iri. Walau tubuhku tak semungil Angel tapi aku termasuk wanita yang kurus, dan menginginkan pria yang bisa melindungiku juga. Hmmm Jangan mengkhayal terus, Midori!

"Mandy-san emang mirip gorila, sama kayak yang Kazuhara-san bilang haha.." bisikku pada Katayose-kun.

"Hmmm saat kita bersama pun kamu tetap aja mikirin oranglain.." balasnya jutek.

"Mikirin oranglain? Maksudmu Kazuhara-san? Yaampun siapa yang mikirin dia sih.. " elakku.

"Kalian bisik-bisik apaan? Kita kesana yuk.." ajak Angel yang mendengar suara samar-samar antara aku dan Katayose-kun.

Kami berempat terus melanjutkan petualangan seru ini. Beberapa kali orang sekitar menyangka kami seperti dua pasangan. Tapi pada kenyataannya tak seperti itu. Keakrabanku dengan Katayose-kun itu kurasa wajar saja terjadi diantara sahabat. Ya kan?? Aku pun merasa aneh mengapa tak ada yang mengenali dua pria ini padahal mereka orang terkenal? Mungkinkah penyamaran mereka berhasil? Padahal hanya memakai kacamata dan kupluk saja yang notabene wajahnya masih dapat dikenali. Tapi tak apa sih itu menguntungkan juga bagiku dan Angel. Tak perlu ribet bertemu dengan penggemar mereka. Sekitar dua jam lebih kita berkeliling di tempat ini, perut pun mulai keroncongan dan kami memutuskan makan di cafe sederhana namun tak kalah bagusnya dengan restoran mahal. Makanan telah siap. Melihat Angel dan Mandy-san saling menyuapi, aku merasa seperti obat nyamuk. Asem dah!!

"Aaaaaa.." Katayose-kun menghadap padaku sambil membuka mulutnya.

"Nani?" tanyaku aneh.

"Suapin.. Biar kayak Men-san dan Angel.." jawabnya.

"Makan sendiri lah,, aku bukan pacarmu.." balasku.

"Yasudah, jadilah pacarku.." ucapnya lagi.

"Ehh?? Bercanda aja sih! Aku gak kepikiran buat pacaran dengan Katayose-kun. Cukup kayak gini aja aku udah nyaman.." jawabku dengan santai padanya.

"Padahal gue serius, tapi kayaknya Mi-chan masih gak sadar. Atau dia beneran gak mau sama gue?!" batinnya lemas.

"Ano.. Udah berapa lama kalian pacaran? Ceritain dong.." tanyaku pada sepasang kekasih ini.

"Dih kepo.. Pengen punya pacar juga yaa Mi-chan. Bosen ngejomblo kan?" ejek Katayose-kun padaku.

"Jomblo kok teriak jomblo sih. Huh!!" balasku.

"Hahaha Mi-chan sama Katayose-kun pacaran aja lah! Kalian cocok kok!" goda Angel.

"Bener tuh! Rencana lo buat "ini" berhasil kan Ryota.." timpal Mandy-san senyum-senyum memberi kode ke arah Katayose-kun.

"Rencana apaan?" tanyaku pada Katayose-kun.

"Oii Men-san! Berisik lo!!" kesal Ryota sambil menggeplak kepala Mandy-san.

"Aneh banget ini cowok-cowok.. Jadi gimana awal kalian ketemu?" lanjutku pada Angel.

"Kita ketemu waktu GENERATIONS ngadain World Tour di LA tahun lalu. Gue kan udah mutusin menetap disana sejak kelulusan SMP. Terus pas udah masuk dunia kerja, kebetulan gue jadi salah satu crew yang nyiapin konser mereka itu. Dan ketemu deh sama Men-san." jawabnya yang terus menceritakan masa pendekatan mereka sampai jadian.

"Hai Moriyama-san! Aku kira dia bule makanya pas pertama ketemu aku bicara memakai Bahasa Inggris, tapi dia membalas dengan Bahasa Jepang." tambah Mandy-san sambil tertawa.

"Wajah dia emang bule haha dulu juga aku menganggap demikian.. Terus sekarang kok lo bisa ada di Jepang? Liburan?" tanyaku lagi pada Angel.

"Iie.. Gue udah lima bulan ini balik ke Jepang. Udah punya pekerjaan juga disini. Yaaa gue juga gak mau jauh-jauh sih sama Men-san hihi.." jawab Angel malu-malu.

"Oh baby i love you so much!" balas Mandy-san menatap Angel.

"Kimoiiiii!! Jangan pacaran depan gue lah hush hush.." ucap Katayose-kun.

"Katayose-kun iri kan? Makanya cari pacar.." balasku.

"Gak usah dicari, orangnya udah ada.." jawab dia.

"Dare? Dare?" tanyaku lagi. Dia hanya diam saja.

"Kalian lucu deh haha! Kita makan lagi yuk.." Ucap Angel.

Selesai makan kami lanjut menonton bioskop hingga pulang hampir tengah malam. Setelah hari itu pun aku dan Angel suka berkirim pesan. Tak lupa juga kukenalkan dia pada Asuka dan kami bertiga kini sering pergi bersama-sama. Nyaman. Itulah yang kami rasakan. Tak peduli seberapa lama kami baru berjumpa, tapi rasa nyaman bisa mengalahkan segalanya. Bahkan Asuka beruntung bisa mengenal Angel karena dia merupakan kekasih dari Mandy-san, salah satu member grup musik favoritnya.

**

"Tadaima.." Pukul 8 malam aku baru kembali dari kantor. Ada permasalahan di sana dan aku terpaksa harus menunggu karena dikejar deadline hari ini. Lelah sekali rasanya. Cacing di perut pun sudah pada demo. Aku memanggil Taishi karena tak biasanya dia menghilang dari ruang tengah di jam segini. Dia masih tak menyahut. Kuketuk pintu kamarnya dan dia menyuruhku masuk. Di sana aku melihat Taishi sedang berbaring di tempat tidurnya.

"Taishi? Kamu kenapa?" tanyaku.

"Nee-chan, pusing.." jawabnya lemah. Aku mengecek dahinya dan ternyata sedikit hangat.

"Kamu sakit. Kita ke dokter yuk.." ajakku cemas.

"Gak usah Nee-chan.. Aku minum obat aja. Tapi sekarang aku harus ke tempatnya Kazu-senpai, aku harus ngasih barang yang waktu itu aku pinjam soalnya besok mau dipake sama dia.." jawabnya.

"Mana mungkin kamu bisa pergi sekarang! Yaudah biar Nee-chan aja yang ke sana.." ucapku.

Aku pun pergi ke tempatnya Kazuhara-san masih dengan rasa lelah dan lapar. Demi adikku satu-satunya aku rela melakukan ini walau aku merasa hubunganku dengan Kazuhara-san tidak baik sekarang.

"Midori-san? Ada apa?" tanyanya kaget melihatku ada di depan pintu rumahnya.

"Aku ke sini cuman mau memberikan titipannya Taishi. Dia sedang sakit, jadi tak bisa datang ke sini dan besok pun tak akan pergi ke tempat fitnes." jawabku.

"Ohh arigatou Midori-san! Maaf merepotkanmu. Semoga Mori-kun cepat sembuh.." ucapnya yang terus mengalihkan pandangannya dariku. Benar kan? Kedatanganku ini tak diharapkan olehnya. Dia masih bersikap dingin padaku. Baiklah, aku langsung pamit saja.

"Kalau begitu aku pulang dulu Kazu--" balasku namun tiba-tiba suara muncul dari perutku saat itu. Dan sontak dia yang masih didepanku pun tertawa.

"Apa itu suara bom? Kau belum makan? Hahaha.. ayok masuk! Akan kubuatkan makanan untukmu." ajaknya sambil terus tertawa mengejekku.

"Yamete!! Itu gak lucu!" kesalku namun ada rasa tenang dalam hatiku saat melihat tawanya.

Aku mengikuti dia masuk ke dalam rumah. Tapi kakiku tersandung sepatu yang terletak acak tak jauh dari depan pintu, dan bruk!! Aku jatuh hingga tangan kanan ini luka karena terbentur lantai. Kazuhara-san segera membangunkanku dan mengecek seluruh badanku.

"Midori-san! Tunggu sebentar, aku bawakan P3K dulu!" dia panik melihat keadaanku.

Aku menangis kesakitan di hadapannya. Ini hanya luka kecil, tapi tetap saja aku tak bisa menahannya. Kazuhara-san segera mengobati dengan pelan. Dia juga mencoba menenangkan walau kumasih terus terisak.

"Sudah selesai, jangan menangis lagi.. besok juga sembuh. Midori-san memang cengeng.." ucapnya.

"Gomen..." jawabku pelan.

"Eh? Kenapa kau minta maaf? Sudah.. Sudah.." ucapnya lagi sambil menghapus air mataku dengan lembut. Telapak tangan dia yang besar terasa hangat di kedua pipiku. Aku menatapnya dengan dalam. Tapi saat pandangan kami beradu dia malah mengalihkannya (lagi) kemudian melepas tangannya dari wajahku.

"Aku bantu berdiri Midori-san.." ucapnya. Lalu seseorang keluar dari salah satu ruangan di rumah Kazuhara-san. Mungkinkah dia si pemilik sepatu yang membuatku jatuh itu?

"Ryuto-kun ada apa? Tadi pas di kamar mandi gue denger ada suara 'brukk!!' " ucap orang itu.

"Ah nandemonai! Yuta-kun, ada temen gue yang dateng ke sini.." jawabnya.

"Moriyama Midori desu.." ucapku pada orang itu sebelum melihat jelas wajahnya.

"Eee??.. Mi.. Mi-chan?" ucapnya yang kaget saat melihat wajahku. Aku pun tak kalah kagetnya saat  mendapatkan pandangan jelas pada dia dan hanya membalas dengan senyum paksa.

"Yuta desu.. Nakatsuka Yuta desu.. Kamu ingat aku kan?" dia seakan mencoba untuk membuatku mengingatnya. Aku mengangguk.

"Ohh iyaa kalian teman sekolah kan?" tanya Kazuhara-san.

"Hai.. Aku dan Yuta-kun berada di sekolah yang sama." jawabku. Yuta-kun hanya ikut mengangguk.

"Yasudah kalian duduk dulu. Aku akan buat makanan sekarang.." ucap Kazuhara-san.

Kazuhara-san ke dapur dan mulai membuat makanan. Aku serta Yuta-kun hanya duduk saling diam saja. Mengapa sesuatu yang tak kuharapkan ini malah terjadi? Dan dalam suasana yang sangat menyulitkan juga.

"Anjirr kikuk banget ketemu lagi sama dia.. Gue pengen pulang sekarang, tapi gak enak sama Kazuhara-san." batinku.

Aku dan Yuta-kun masih terdiam. Dalam ruangan yang sedikit remang ini, kisah masa lalu yang telah terkubur kini bangkit lagi memenuhi ingatan.

-bersambung-

Saturday, August 11, 2018

LIRIK LAGU HIROOMI TOSAKA 1st ALBUM - "FULL MOON"


Dimulai dari Juli 2017 lalu muncul digital single pertama, terus ada lagi kedua dan ketiga, mungkinkah bakal ada album? dannnn.... jawabannya ADA!! Album pertama dari Hiroomi Tosaka pun akhirnya rilis di tanggal 8 Agustus 2018. Berisi 14 buah lagu tapi di track list yang pertama hanya intro aja tanpa lirik, baru dari kedua hingga terakhir berupa lagu-lagu dengan lirik yang beragam. Rata-rata tentang cinta sih, tapi kisahnya yang berbeda. Ada lagu jatuh cinta, patah hati sampe yang ++ (iykwim) hahahaha.

Berikut lirik dari semua lagu-lagu di album "FULL MOON":

1. INTRO ~WAKE THE MOON~

**
Berhubung saya sukaaaaaa banget sama solonya Omi ini.. Suka! Suka! Suka! Lagu-lagunya pun pada enak semua! Dijamin! Saya yakin! Jadi saya semangat nulis beginian :D Saya nebar lirik lagu + MV nya aja, gak sama lagu-lagu karena yang saya punya hasil nyolong dari oranglain *plak*. Tapi lebih baik juga buat streaming lagunya aja di Spotify. Atau malah beli albumnya sekalian. Biar berkahh ^_^ . Dari awal WASTED LOVE, lagunya udah bikin saya keracunan. Dilanjut DIAMOND SUNSET, LUXE sampe semua lagunya yang ada di album "FUTURE" 3JSB, gak ada yang mengecewakan. Pas aja di telinga saya. Asyik. Nyantol. Bikin Nagih! Kemudian ditambah sama lagu-lagu baru yang di albumnya ini, udah deehhh klepek-klepek parah saya dengerinnya. Apalagi suaranya Omi yang laki banget tapi kerasa lembutnya juga ❤❤❤. Bahkan sampai mendayu-dayu untuk di lagu ballad. Lalu -desahan- yang suka muncul di ujung-ujung lirik itu, aduhhh gak nahan deh!! Hahaha. Genre lagu disini bermacam-macam, makanya gak bikin bosan. Yang ngebeat seru buat goyang-goyangin badan, dan yang ballad pun gak tanggung-tanggung bikin merinding. Ada juga yang santai-santai aja dan pas didengerin buat nemenin nugas hahaha. Pokoknya 100 jempol deh saya kasih buat Omi!! ^^

HIROOMI TOSAKA -OUTRO ~ECLIPSE DE LUNE~

HIROOMI TOSAKA -OUTRO ~ECLIPSE DE LUNE~

We can make love on a full moon
Everything fine on a full moon
Lights go off on a full moon.. moon..

Tell me all your secrets on a full moon
Gravity is a deeper on a full moon
Money we don't need it on a full moon.. moon..

Take a ride in my two seater
I want you but i don't need yaa
Still good when i'm all alone
Full moon and i'm in my zone

Don't talk, feel the vibe
Kick back, enjoy the ride
No word can explain my thought
No man can match what i got

I see my self when the lights shine bright
Mid finds night in the middle of the night
You're my type whe we make things right
Right, right, right, right


We can make love on a full moon
Everything's fine on a full moon
Lights go off on a full moon.. moon..

Tell me all your secrets on a full moon
Gravity is a deeper on a full moon
Money we don't need it on a full moon.. moon..

We can make love on a full moon
Everything's fine on a full moon
Lights go off on a full moon.. moon..

(mohon koreksi jika ada kesalahan)


HIROOMI TOSAKA -HEART of GOLD

HIROOMI TOSAKA -HEART of GOLD

Tsumazuita koto no nai hito nante inain janai ka?
Wakare no kanashimi ajiwatte tachinaotta hitodore dake iru?
Dare ka no egao ni dore dake sukuwareta koto ga arudarou
Ore mo sonna sonzai ni naritai.. no sa

Today tomorrow
Time won't stop ohh
Kizutsuite mo mata okiaga..tte
See the sun get my back up
Uwamuite oh waraitobashite ikou...

Reff:
Namida hitosuji nante sugu ni kawakundashi
Ase ga hitosuji nara isso motto motto nagasou
Zenzen hecchara sa
Because i got a heart of gold
Itaku nai konna kurai...
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
Akari hitosuji kin iro ni kagayaku
Hikari hitosuji miageru motto motto shine on

Kurushii toki koso ikiteru akashi ga mieru mono na no kamo
Shiawasette doko ka wo sagasu mono ja naku sono sonzai jitai
Ano hito no namida ga oshiete kureta pure de are to
Ore mo sonna fuu ni aritai no sa

Today tomorrow
Time won't stop oh
Mae ni shika susumanai doushitatte..
See the sun get my back up
Mae muite oh zenkai de hasririda..sou

Reff:
Namida hitosuji nante sugu ni kawakundashi
Ase ga hitosuji nara isso motto motto nagasou
Zenzen hecchara sa
Because i got a heart of gold
Itaku nai konna kurai...
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
Akari hitosuji kin iro ni kagayaku
Hikari hitosuji miageru motto motto shine on

Shippai shitatte soredemo asu ga kuru kagiri you'll never know
Saigo made wakaranai
Nan kai mo torai sore ga mirai
Kaete ikeru youna main..do
I got a heart of gold..

Reff:
Namida hitosuji nante sugu ni kawakundashi
Ase ga hitosuji nara isso motto motto nagasou
Zenzen hecchara sa
Because i got a heart of gold
Itaku nai konna kurai
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
I got a heart of gold
Akari hitosuji kin iro ni kagayaku
Hikari hitosuji miageru motto motto shine on

(mohon koreksi jika ada kesalahan)

HIROOMI TOSAKA -With You

HIROOMI TOSAKA -With You

Zutto suna wo na kimi wo miteru to
Itoshiku omou kimochi kara.. mune ga kurushiku naru
Kitto najimu you ni tsunaida te wa
Kono saki eien ni.. sono katachi wo kaeru koto wa nai kara

Reff 1:
Kimi to autabi ni.. koi ni wochite..iru..
Sono kao, koe.. hitotsu hitotsu kotoba ga denai hodo ni
Kimi ni fureru tabi.. koi ni wochite..iru..
Sono subete wo
Can't help falling in love... with you

Zutto shiawase ga oitsukanai hodo
Bokutachi wa jiyuu de iyou
Donna ni hanarete mo
Kawaranai kara
Wooo...

Reff 2:
Kimi to autabi ni.. koi ni wochite..iru..
Sono kami, te mo.. mabataki suru jikan ga oshii hodo ni
Kimi ni fureru tabi.. koi ni wochite..iru..
Sono subete wo
Can't help falling in love... with you

Maboroshi janai hontou wo no ai ni dea..tta
Can't help falling in love......
Itsumademo

Reff 1:
Kimi to autabi ni.. koi ni wochite..iru..
Sono kao, koe.. hitotsu hitotsu kotoba ga denai hodo ni
Kimi ni fureru tabi.. koi ni wochite..iru..
Sono subete wo
Can't help falling in love... with you.....

(mohon koreksi jika ada kesalahan)

HIROOMI TOSAKA -Not For Me

HIROOMI TOSAKA -Not For Me

You are beautiful so perfect
Itsumo miteru kara
And you are kind to everybody anytime
Juubun ni wakatteru

Maybe i know patiently i wait to hear the words that you'll never ever say
Donna ni matte mo kitto, uuhh..
You know it can get so hard sometimes but i'm keeping everything inside
Nanni mo shiranai to omou kedo

Reff 1:
Kimi wa kimatte boku ni kikunda
You know maybe i'm wrong i feel like you're pouting
Boku wa itsumo warai nagara
Don't mind at all sou kaesunda
Ain't the only one

You are popular so perfect
Hanashi wo kiku kara
And you are trying really hard anytime
Sonna koto wakatteru

Maybe i know it's only natural but i waited and nothing change at all
Kitai wo shite mite mo kitto uuhh.. yeaahh
You know i don't regret any of it so i don't deserve someone like you
Wakatteru to omou kedo

Reff 2:
Kimi wa kimatte boku ni iunda
You know maybe i'm wrong i feel like you're jealous
Boku wa kotoba saegiru youni
Don't mind at all sou kaesunda
Ain't the only one

Reff 1:
Kimi wa kimatte boku ni kikunda
You know maybe i'm wrong i feel like you're pouting
Boku wa itsumo warai nagara
Don't mind at all sou kaesunda
Ain't the only one..

Reff 2:
Kimi wa kimatte boku ni iunda
You know maybe i'm wrong i feel like you're jealous
Boku wa kotoba saegiru youni
Don't mind at all sou kaesunda
Ain't the only one

(mohon koreksi jika ada kesalahan)

**
MV HIROOMI TOSAKA -Not For Me


HIROOMI TOSAKA feat BENI -One Last Time

HIROOMI TOSAKA feat BENI -One Last Time

(OMI part)
I just wanna feel your body
Reminiscing every night
How you used to call me saying
You couldn't sleep without me by your side
Tell me do you think about me
This time i wanna love you right
Where we left off
Yeah..

Kowareru made all night long
Mou ichido baby in my arms..
Fukaku fukaku in your heart
Kizamu you..ni i'm coming

(OMI & BENI)
Reff:
Coz baby one last time
We gon love, we gon love
Hold me one last time
And make love, let's make love baby
Kono mama de owarenai
Nemuru mae no rarabai
So one last time
We gon love, we gon love baby...

(BENI part)
I know you still think about me
But i don't wanna hurt no more
Even though it's said and done
I can still taste you on my lips
Cause boy we drove each other crazy
But i can't it help but want
Your love just one more time, yeaah..

Kowareru made all night long
Mou ichido baby in your arms..
Fukaku fukaku in my heart
Kizamu you..ni i'm coming

(OMI & BENI)
Reff:
Coz baby one last time
We gon love, we gon love
Hold me one last time
And make love, let's make love baby
Kono mama de owarenai
Nemuru mae no rarabai
So one last time
We gon love, we gon love baby..

Kowareru made all night long
Mou ichido baby in my arms..
Fukaku fukaku in my heart
Kizamu you..ni oohh oohh..

(OMI & BENI)
Reff:
Coz baby one last time
We gon love, we gon love
Hold me one last time
And make love, let's make love baby
Kono mama de owarenai
Nemuru mae no rarabai
So one last time
We gon love, we gon love baby...

One last time..
One last time..
One last time..
One last time..
One last time..
Let's make love, let's make love
Let's make love, let's make love
One last time..

(mohon koreksi jika ada kesalahan)

**
Sangat amat mudah buat menerjemahkan lirik lagu ini kedalam Bahasa Indonesia. Tapi... saya sungkan. Liriknya dewasa banget sih haha jadi rasanya gimanaaaa gitu.. Yasudahlah biarkan kayak gini aja :D Yang penting lagunya tetap asyik didengar. ^^



HIROOMI TOSAKA -EGO

HIROOMI TOSAKA -EGO

Reff:
Utsumukanaide, let's make it right, toki wa sugiteku
Kaeru basho nante doko ni mo nai ne
There's no place i could be without you
Mayonaka no drivin' nakama to no party hisoka ni futari kasaneta kisses
Hoka no dare ka ni yorisotte mite mo
Always think about you

Kowareta ai no kakera mune no naka ni atsumetara
Mamoru yo kotoba dake ga futari wo nando habande mo
My ego can't stop loving you
Kizutsuketa kokoro wo, dakishimerarerunara

Reff:
Utsumukanaide, let's make it right, toki wa sugiteku
Kaeru basho nante doko ni mo nai ne
There's no place i could be without you
Mayonaka no drivin' nakama to no party hisoka ni futari kasaneta kisses
Hoka no dare ka ni yorisotte mite mo
Baby always think about you

Yabureta omoide wo tsunaideru
Zurui uso de norikiru friday
Futari wa marude joker to harley
Bureiki mo kakezutobashita highway

Cheap na gossip odorasareta hibi
Sayonara e no trip hikikaesenai michi
Party is over na no ni sober isso konna
Mijime na boku wo waratteyo

Hontou wa kizuiteita sangurasu goshi kimi no namida
Touzakaru ushirosugata todokanai ai tsuyogaru hodo
My ego can't stop loving you
kono ude ni mou ichido dakishimerarerunara

Reff:
Utsumukanaide, let's make it right, toki wa sugiteku
Kaeru basho nante doko ni mo nai ne
There's no place i could be without you
Mayonaka no drivin' nakama to no party hisoka ni futari kasaneta kisses
Hoka no dare ka ni yorisotte mite mo
Baby always think about you

My ego can't stop loving you
Tatoe bara no toge mo.. dakishimerareru kara

Reff:
Utsumukanaide, let's make it right, toki wa sugiteku
Kaeru basho nante doko ni mo nai ne
There's no place i could be without you
Mayonaka no drivin' nakama to no party hisoka ni futari kasaneta kisses
Hoka no dare ka ni yorisotte mite mo
Baby always think about you

(mohon koreksi jika ada kesalahan)


Tuesday, August 7, 2018

HIROOMI TOSAKA -FULL MOON

HIROOMI TOSAKA -FULL MOON

I don't need to see you
I don't need to hear your voice
Donna chiisaku
Tooi kodou sae mo kikoeteru kara

Here we stand
We don't need you know, need you know
I can always feel you
Kimi wa hitori janai..

And i can't go.. back
I'm falling for you, i'm falling for you
So inside and.. out kagayaku kara

Reff:
Full moon.....
Feeling alive kimi wo kanjiteita yo
When you.....
Are feeling alive kasanaru sono toki made my baby
Auuu... yeah
Auuu... yeah

Even in the dark i
Pull you in like gravity
Mienai hikari
Futari wo tsunagu you ni musubareteiru

Here we stand
Can you not see us now, see us now?
I will always be there
Bokura wa hitori janai..

And i can't go.. back
I'm falling for you, i'm falling for you
So inside and.. out todokeru kara

Reff:
Full moon.....
Feeling alive kimi wo kanjiteita yo
When you.....
Are feeling alive kasanaru sono toki made my baby
Auuu... yeah
Auuu... yeah


Deau koto no nai
Hikari to kage wa..
Keshite hanareru koto wa nai unmei

And i can't go.. back
I'm falling for you, i'm falling for you
So inside and.. out kagayaku kara

Reff:
Full moon.....
Feeling alive kimi wo kanjiteita yo
When you.....
Are feeling alive kasanaru sono toki made my baby
Auuu... yeah
Auuu... yeah


I don't need to see you
I don't need to hear your voice

(mohon koreksi jika ada kesalahan)

**
MV HIROOMI TOSAKA -FULL MOON


Saya gak tau mau komentar apa lagi. Udah banyak pujian yang dilemparkan buat orang ini hahaha. Semua lagu-lagu solonya Omi bisa diterima dengan baik oleh telinga saya. Karena memang suara dia berkarakter kuat dan laki banget tapi punya sentuhan lembut juga menurut saya. Lagu-lagunya pun asyik, bikin nyantol dan gampang diingat. Tembakan-tembakannya itu loh... THE BEST LAAHHH!!

Sunday, August 5, 2018

Puisi: Masa Lalu, Berlalulah

Senyumku, itu kamu
Senangku, itu kamu
Sayangku, itu kamu
Hanya kamu, dulu

Tak ada yang salah dengan kisah kita
Kenangan yang terukir akan tetap ada
Tentangmu takkan terhapus dari jiwa
Kau hadirkan rasa
Kau hadirkan cinta
Aku bahagia.. 

Hanya saja perpisahan..
Itulah jalan
Guncangan badai dahsyat menerpa pertahanan
Kau dan aku tak sanggup menahan
Kau dan aku tak bisa lagi sejalan
Kau dan aku takkan ada masa depan
Terimalah kenyataan

Kini aku siap menata hidup yang cerah
Terus berjalan tanpa menghentikan langkah
Melepas bayang-bayangmu tanpa menyerah
Meyakinkan hatiku agar tak goyah
Merelakan masa laluku, untuk berlalulah..